Disdukcapil Kalsel Dekatkan Layanan KTP-el ke Sekolah, Pemilih Pemula Tak Perlu ke Kantor
Banua Tv, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memperkuat layanan administrasi kependudukan dengan mendekatkan perekaman KTP-elektronik (KTP-el) langsung ke lingkungan sekolah.


Layanan jemput bola tersebut menyasar masyarakat, khususnya pelajar yang memasuki usia 17 tahun dan menjadi pemilih pemula. Salah satunya dilaksanakan di SMK Negeri 3 Banjarbaru, Rabu (23/9/2026).
Kepala Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan Dewi Fuziarti bersama jajaran melakukan pendampingan terhadap pelayanan jemput bola yang digelar Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Disdukcapil Kota Banjarbaru.
Pendampingan dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal sekaligus menjangkau peserta didik yang telah maupun akan memasuki usia 17 tahun.
Melalui pola pelayanan tersebut, peserta didik dapat melakukan perekaman KTP-el langsung di sekolah sehingga tidak perlu datang ke kantor pelayanan administrasi kependudukan.
Dewi Fuziarti mengatakan, layanan jemput bola merupakan langkah proaktif pemerintah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, terutama generasi muda yang memasuki kategori pemilih pemula.
“Pelayanan jemput bola ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak yang sudah memasuki usia 17 tahun dapat segera melakukan perekaman KTP-el sehingga dokumen kependudukannya dapat terpenuhi,” ujar Dewi.

Menurutnya, percepatan perekaman KTP-el tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan dokumen kependudukan, tetapi juga mendukung tersedianya data kependudukan yang akurat dan mutakhir.
Data tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk mendukung pemutakhiran data pemilih.
“Kami terus mendorong sinergi antara Disdukcapil Provinsi, Disdukcapil kabupaten/kota dan satuan pendidikan agar sasaran perekaman dapat terjangkau secara maksimal. Dengan data yang semakin lengkap dan mutakhir, pelayanan administrasi kependudukan maupun kebutuhan data untuk pemutakhiran pemilih pemula dapat berjalan lebih baik,” jelasnya.
Dewi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru dan jajaran sekolah dalam pelaksanaan layanan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar cakupan kepemilikan dokumen kependudukan dapat terus diperluas, termasuk bagi pelajar yang telah memenuhi ketentuan usia.
“Kami mengapresiasi Disdukcapil Kota Banjarbaru dan pihak sekolah yang terus mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi seperti ini perlu terus dilakukan agar tidak ada peserta didik yang telah memenuhi ketentuan usia namun belum mendapatkan kesempatan untuk melakukan perekaman KTP-el,” katanya.
Pelayanan jemput bola di SMK Negeri 3 Banjarbaru menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan administrasi kependudukan.
Selain memudahkan akses layanan, pola pelayanan langsung ke sekolah juga diharapkan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya memiliki dokumen kependudukan.
Disdukcapil Provinsi Kalsel bersama Disdukcapil kabupaten/kota akan terus mendorong optimalisasi layanan jemput bola dengan menyasar satuan pendidikan serta kelompok masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan.


