Gandeng Kampus Teknologi, Pemkab Banjar Bidik Smart City yang Berdampak bagi Masyarakat
in , , ,

Gandeng Kampus Teknologi, Pemkab Banjar Bidik Smart City yang Berdampak bagi Masyarakat

Gandeng Kampus Teknologi, Pemkab Banjar Bidik Smart City yang Berdampak bagi Masyarakat

Banua Tv,Banjar – Pemerintah Kabupaten Banjar mulai memperkuat langkah menuju pemerintahan digital dengan menggandeng Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) Yogyakarta. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan kerja sama, tetapi berlanjut menjadi inovasi teknologi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemkab Banjar dan UTDI serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar dengan UTDI di Yogyakarta, Kamis (5/11/2026).

Kesepakatan Bersama mencakup penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi untuk mendukung transformasi pemerintahan digital di Kabupaten Banjar. Sementara itu, PKS antara DKISP dan UTDI secara khusus diarahkan pada pengembangan Smart City dan pemerintahan digital melalui kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dian Marliana, S.STP., M.Si., yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, menyebut kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Menurutnya, kompetensi UTDI di bidang teknologi digital diharapkan dapat mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan inovasi daerah, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk memperbaiki pelayanan publik.

Ia menegaskan, konsep Smart City tidak cukup hanya dengan menghadirkan berbagai perangkat atau aplikasi digital. Teknologi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong daya saing dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat terbangun berbagai program kolaboratif, seperti pendampingan, kajian ilmiah, pengembangan kapasitas aparatur, penelitian terapan, magang mahasiswa, hingga pengembangan inovasi digital yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar.

Rektor UTDI, Sri Redjeki, S.Si., M.Kom., Ph.D., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pemkab Banjar merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sri Redjeki berharap hasil pendidikan dan penelitian di lingkungan kampus dapat diterapkan untuk mendukung kemajuan masyarakat. Ia juga menginginkan kerja sama tersebut berlanjut melalui program nyata yang membantu Kabupaten Banjar mempersiapkan diri menghadapi era pemerintahan digital.

Dari pihak UTDI, kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan sekaligus Dekan Fakultas Teknologi Informasi Prof. Dr. L.N. Harnaningrum, S.Si., M.T.; Wakil Rektor Bidang Umum, Sumber Daya, Keuangan, dan Inovasi Sistem Totok Budioko, S.T., M.T.; serta Dekan Fakultas Manajemen dan Bisnis Dara Kusumawati, S.E., M.M., bersama jajaran pimpinan dan pengelola lembaga UTDI.

Sementara itu, Pemkab Banjar diwakili Kepala DKISP Faisal, S.T., M.M., didampingi Sekretaris DKISP H. Cornelius Kristianto, S.T., M.Sc.; Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government Nurul Inayati, S.Kom.; Kepala Seksi Tata Kelola e-Government Ninik Wijayanti, S.Kom., M.Sc.; serta Febrianti, S.STP., dari Bagian Tata Pemerintahan.

Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya Pemkab Banjar memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, efektif, dan transparan. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan kesepakatan tersebut menjadi program terukur, sehingga pengembangan Smart City benar-benar menghadirkan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Dewan Kesenian Banjarbaru Punya Nahkoda Baru, Mampukah Hidupkan Potensi Seni Daerah

Hujan Mulai Turun, Karhutla di Kabupaten Banjar Belum Sepenuhnya Reda