BRIDA Kalsel Dorong Budaya Riset dan Inovasi Lewat Dua Ajang Bergengsi
Banua Tv,Banjarbaru – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan memanfaatkan momentum Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk memperkuat budaya riset dan inovasi melalui penyelenggaraan Kalsel Innovation Award (KIA) 2026 serta Lomba Karya Tulis Ilmiah.

Kedua kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pemerintah daerah, akademisi, maupun masyarakat untuk melahirkan gagasan dan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Banua.
Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, mengatakan penyelenggaraan kedua kompetisi tersebut merupakan bentuk partisipasi BRIDA dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.
“Kami ikut berpartisipasi memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan melalui dua kegiatan, yaitu Kalsel Innovation Award dan Lomba Karya Tulis Ilmiah. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah lahirnya inovasi-inovasi baru sekaligus meningkatkan semangat berkarya di Kalimantan Selatan,” ujarnya saat diwawancarai di Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).

Thaufik menjelaskan, Kalsel Innovation Award 2026 terbuka bagi tiga kategori peserta, yakni Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalimantan Selatan, OPD kabupaten/kota, serta masyarakat umum.
Melalui kompetisi tersebut, BRIDA ingin memperkuat ekosistem inovasi daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menampilkan berbagai terobosan yang bermanfaat bagi pembangunan.
“Kompetisi ini kami selenggarakan untuk membangun ekosistem inovasi di Kalimantan Selatan. Kami berharap seluruh SKPD Provinsi, SKPD Kabupaten/Kota, maupun masyarakat umum yang memiliki inovasi dapat ikut berpartisipasi,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, BRIDA menyiapkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah di setiap kategori. Juara pertama akan memperoleh Rp25 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp10 juta.
Selain kompetisi inovasi, BRIDA juga membuka Lomba Karya Tulis Ilmiah bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Pendaftaran telah dibuka sejak awal Juli 2026 dan akan memasuki tahap penilaian hingga akhir Agustus.
Menurut Thaufik, kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat budaya riset sekaligus mendorong lahirnya berbagai gagasan yang dapat menjadi masukan bagi pembangunan daerah.
“Lomba karya tulis ilmiah ini juga menjadi bagian dari upaya kami membudayakan riset di masyarakat. Mudah-mudahan pada akhir Agustus nanti kita sudah mendapatkan karya-karya terbaik yang mampu memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Ia berharap kedua ajang tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi kemajuan daerah.
“Dengan dua kegiatan ini kami berharap kontribusi BRIDA tidak hanya sebatas memeriahkan Hari Jadi Provinsi dan Hari Kemerdekaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya inovasi dan riset yang semakin kuat di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.


