Transaksi Tembus Rp21 Miliar, Kalsel Expo 2026 Tegaskan Kekuatan UMKM Banua
in , , , , ,

Transaksi Tembus Rp21 Miliar, Kalsel Expo 2026 Tegaskan Kekuatan UMKM Banua

Transaksi Tembus Rp21 Miliar, Kalsel Expo 2026 Tegaskan Kekuatan UMKM Banua

Banua TV, Banjarbaru – Enam hari pelaksanaan Kalsel Expo 2026 menghasilkan catatan ekonomi yang cukup signifikan. Pameran yang menjadi ruang promosi potensi dan produk unggulan daerah tersebut membukukan total transaksi mencapai Rp21.033.436.700,00.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kalsel Expo 2026 resmi ditutup Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Senin (17/8/2026). Tidak hanya mencatat nilai transaksi miliaran rupiah, kegiatan ini juga berhasil menarik sekitar 1.278.000 pengunjung, termasuk pengunjung Pindeskel Expo 2026.

Antusiasme tersebut terlihat dari seluruh stan yang tersedia. Sebanyak 335 stan atau 100 persen dari kapasitas yang disiapkan terisi selama pelaksanaan pameran.

Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, capaian tersebut menunjukkan bahwa pameran tidak hanya berfungsi sebagai etalase pembangunan dan produk unggulan daerah, tetapi juga mampu mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat sebagai calon konsumen.

Gubernur Kalsel H. Muhidin menilai momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk semakin memperkuat posisi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

“Penguatan UMKM tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kalimantan Selatan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang,” ucapnya di Banjarbaru, Senin (17/8/2026).

Muhidin menjelaskan, Kalsel Expo 2026 juga menjadi sarana untuk memperlihatkan hasil pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota selama 2025.

Berbagai program pembangunan yang dilaksanakan maupun masih berlanjut pada 2026 turut diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan tersebut.

Namun, aspek ekonomi menjadi salah satu catatan penting dari pelaksanaan expo tahun ini. Nilai transaksi yang mencapai lebih dari Rp21 miliar menunjukkan adanya aktivitas perdagangan sekaligus peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.

Produk unggulan daerah, produk baru dalam negeri hingga berbagai hasil UMKM mendapatkan ruang untuk diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat.

Selain pameran, penyelenggara juga menghadirkan sejumlah perlombaan untuk meningkatkan daya tarik kegiatan. Di antaranya lomba memasak nasi goreng bernuansa Banjar, lomba mewarnai, melukis, e-sport, spontanitas lomba kreatif Nusantara serta lomba stand terbaik Kalsel Expo 2026.

Untuk kategori SKPD Pemerintah Provinsi Kalsel, Juara I diraih Bapenda Kalsel, Juara II Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, dan Juara III Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

Harapan I diraih RSUD Ansari Saleh, Harapan II Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Harapan III Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, sedangkan kategori Terfavorit diraih Diskominfo Kalsel.

Pada kategori SKPD Kabupaten/Kota, Juara I diraih Kabupaten Tanah Bumbu, Juara II Kabupaten Kotabaru dan Juara III Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kategori Instansi Vertikal menempatkan Korem 101/Antasari sebagai Juara I, TNI AU Lanud Syamsudin Noor Juara II dan Polda Kalsel Juara III.

Untuk kategori BUMN, Juara I diraih Bank Kalsel, Juara II BSI dan Juara III PT PLN (Persero).

Sementara kategori Swasta menempatkan PT Arutmin Indonesia sebagai Juara I, PT Adaro Indonesia Juara II dan Hutan Rindang Banua Juara III.

Adapun kategori Organisasi, Juara I diraih Dekranasda Kabupaten Tapin, Juara II Dekranasda Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Juara III TP PKK Kalsel.

Berakhirnya Kalsel Expo 2026 diharapkan bukan menjadi akhir dari peluang yang telah terbuka selama pameran. Pemerintah daerah mendorong agar transaksi, jaringan usaha dan akses pasar yang terbentuk selama kegiatan dapat terus berkembang setelah expo selesai.

Penguatan UMKM juga dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.

Kalsel Expo 2026 pada akhirnya menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku UMKM, dunia usaha, BUMN/BUMD, instansi vertikal dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga aktivitas promosi dan perdagangan dapat memberikan dampak yang lebih panjang bagi perekonomian Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Abdul Hadi Ajak Warga Jadikan Kemerdekaan Energi Pembangunan

HUT Banjar ke-76 Jadi Momentum Berbagi, Warga Dapat Layanan Operasi Kesehatan Gratis