Tangkapan layar video amatir di lokasi terjadinya tabrakan.
in , ,

Rektor ULM Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah Mahasiswa KKN di Tanah Bumbu

Rektor ULM Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah Mahasiswa KKN di Tanah Bumbu

Banua Tv, Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan yang menimpa mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkungan Hidup di Kabupaten Tanah Bumbu. 

~ Advertisements ~

Berdasarkan pembaruan data hingga Sabtu (1/8/2026) pukul 21.00 WITA, dua mahasiswa dinyatakan meninggal dunia, sementara satu mahasiswa lainnya selamat dan masih menjalani perawatan.

Dua mahasiswa yang meninggal dunia masing-masing adalah Abdi Cahaya Girsang, mahasiswa Fakultas Kehutanan angkatan 2023, serta Muhammad Ramadhani, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan angkatan 2023.

Sementara itu, mahasiswa yang selamat adalah M. Fahrizal Hasbi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan angkatan 2023. Korban sempat menjalani perawatan di RS Marina Tanah Bumbu sebelum dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri, mengatakan pihak universitas bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai musibah tersebut dengan melakukan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan mengirimkan tim ke lokasi kejadian.

“Saat menerima kabar tentang musibah ini, saya langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Tim ULM juga langsung bergerak menuju lokasi. Saat ini Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan berada di Tanah Bumbu untuk menangani dan mendampingi secara langsung,” ujar Prof. Ahmad.

Ia menjelaskan, jenazah Muhammad Ramadhani telah tiba di rumah duka di Martapura, sedangkan jenazah Abdi Cahaya Girsang masih dalam perjalanan menuju rumah duka di Banjarbaru.

Selain itu, ULM terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, dan kepolisian dalam penanganan musibah tersebut. Unsur pimpinan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Fakultas Kehutanan juga telah berada di rumah duka untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Menurut Prof. Ahmad, musibah terjadi saat mahasiswa ULM sedang melaksanakan program KKN Lingkungan Hidup yang melibatkan peserta dari berbagai fakultas. Pada lokasi yang sama, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel) juga tengah menjalankan kegiatan KKN.

Informasi yang diterima ULM menyebutkan rombongan mahasiswa bersama warga, menggunakan lima kendaraan, menghadiri undangan di Desa Bulurejo. Setelah kegiatan tersebut, rombongan berencana singgah ke salah satu tempat wisata sebelum musibah terjadi.

“Informasi terakhir yang kami terima, mahasiswa bersama warga menghadiri undangan di Desa Bulurejo, kemudian berencana mampir ke tempat wisata. Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai musibah ini, ULM menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” katanya.

Prof. Ahmad menegaskan, peristiwa tersebut menjadi duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar Universitas Lambung Mangkurat.

“Musibah ini merupakan duka mendalam bagi ULM. Kami mengajak seluruh civitas akademika ULM dan masyarakat untuk mendoakan para korban,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

MTQ XLIX Kabupaten Banjar Resmi Dibuka, 725 Peserta Siap Berkompetisi