Rakor FPK Jadi Benteng Persatuan di Tengah Ancaman Disinformasi
Banua Tv,BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar memperkuat upaya menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi digital dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Pembauran Kebangsaan di Hotel Roditha, Banjarbaru, Rabu (29/4/2026) pagi.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi konflik sosial yang dapat dipicu oleh penyebaran informasi yang tidak benar atau bersifat provokatif, terutama di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi.
Rakor dibuka oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, yang menegaskan pentingnya peran Forum Pembauran Kebangsaan dalam menjaga keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
“Forum Pembauran Kebangsaan merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Menurutnya, forum yang terdiri dari pemuka adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai suku ini memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi lintas kelompok serta memperkuat sinergi di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, melalui rakor tersebut diharapkan seluruh anggota forum dapat menyamakan persepsi serta merumuskan langkah konkret dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menghargai.
“Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran strategis dalam menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di tengah keberagaman suku, agama, ras dan budaya,” ujarnya.
Habib Idrus juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.
“Dengan berkembangnya teknologi informasi, potensi konflik sosial bisa muncul dengan cepat akibat informasi yang tidak benar atau provokatif,” tambahnya.
“Oleh karena itu, peran Forum Pembauran Kebangsaan menjadi semakin penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi,” pungkasnya.


