PUPR Kalsel Perkuat Kompetensi Tenaga Konstruksi untuk Jaga Jalan dan Jembatan
in

PUPR Kalsel Perkuat Kompetensi Tenaga Konstruksi untuk Jaga Jalan dan Jembatan

PUPR Kalsel Perkuat Kompetensi Tenaga Konstruksi untuk Jaga Jalan dan Jembatan

Banua Tv,Banjarbaru – Menjaga jalan dan jembatan tetap berfungsi optimal membutuhkan tenaga konstruksi yang memiliki kompetensi teknis memadai. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Ahli Pemeliharaan Jalan dan Jembatan di Banjarbaru, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Kalsel ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi, khususnya dalam pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur jalan serta jembatan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam pembinaan jasa konstruksi. Upaya tersebut dilaksanakan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi beserta perubahannya.

Menurutnya, jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah, mobilitas masyarakat, serta distribusi barang dan jasa. Keberadaan infrastruktur tersebut juga berkontribusi terhadap aktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, pembangunan fisik saja tidak cukup untuk menjamin keberlanjutan fungsi infrastruktur. Pemeliharaan yang direncanakan secara terukur dan berkesinambungan diperlukan agar jalan dan jembatan tetap dapat digunakan dengan baik.

“Pemeliharaan yang baik merupakan langkah penting untuk menjaga kondisi dan fungsi infrastruktur, serta menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna jalan,” ujarnya.

Melalui bimtek tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan kemampuan teknis untuk mendukung pelaksanaan pemeliharaan jalan dan jembatan. Materi pelatihan mencakup identifikasi serta penilaian kondisi kerusakan, perencanaan penanganan, metode pelaksanaan pemeliharaan, pengendalian mutu, hingga aspek keselamatan dalam pekerjaan konstruksi.

“Materi yang diberikan mencakup prinsip-prinsip pemeliharaan, mulai dari identifikasi dan penilaian kondisi kerusakan, perencanaan penanganan, metode pelaksanaan pemeliharaan, pengendalian mutu, hingga aspek keselamatan dalam pekerjaan konstruksi,” ungkapnya.

Yasin berharap, pembekalan tersebut tidak berhenti pada peningkatan pemahaman secara teoritis. Kompetensi yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab profesional di lapangan.

Ia juga meminta peserta mengikuti kegiatan dengan serius, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan kesempatan untuk menggali pengetahuan dan pengalaman dari para narasumber.

“Dengan peningkatan kompetensi ini, diharapkan profesionalisme dan kualitas SDM konstruksi semakin baik, sehingga pengelolaan serta pemeliharaan infrastruktur jalan dan jembatan di Kalimantan Selatan dapat dilaksanakan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui peningkatan kapasitas tenaga konstruksi, Dinas PUPR Kalsel mendorong pengelolaan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan, tetapi juga pada pemeliharaan, mutu pekerjaan, dan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Pemko Banjarbaru dan Bubuhan Banjar Gelar Salat Istisqa, Mohon Hujan dan Keselamatan

Tak Hanya Urus Kesehatan, Kader Posyandu Kalsel Kini Perkuat Enam Bidang Pelayanan Dasar