Menjaga Ingatan Banua, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wagub
Banua Tv,Banjarbaru – Sejarah pembangunan Kalimantan Selatan tidak hanya tersimpan dalam dokumen pemerintahan. Sebagian kisahnya juga hidup dalam ingatan keluarga para pemimpin yang pernah mengabdikan diri untuk Banua.

Semangat menjaga ingatan tersebut diwujudkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui kegiatan anjangsana kepada keluarga para mantan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Kalsel ditugaskan mengunjungi keluarga para mantan pemimpin daerah. Selain menjadi bentuk penghormatan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dengan keluarga tokoh yang pernah berperan dalam perjalanan pembangunan Kalimantan Selatan.
Keluarga yang dikunjungi antara lain keluarga H. Syarkawi, H. Maksid, H. Aberani Sulaiman, H. Subardjo, H. Muhammad Said, H. Gt. Hassan Aman, H. Sjachriel Darham, Husin Kasah, H. Rudy Arifin, H. Soenarso, H. Rosehan NB, H. Sahbirin Noor, dan H. Rudy Resnawan.
Salah satu kunjungan dilakukan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan M Farhanie ke kediaman Rudy Resnawan.

Rudy Resnawan yang pernah menjabat Wakil Gubernur Kalimantan Selatan periode 2010–2015 dan 2016–2021 menerima langsung kedatangan rombongan Pemprov Kalsel.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Rudy Resnawan turut membagikan cerita mengenai pengalamannya selama menjalankan tugas sebagai wakil kepala daerah.
Berbagai pengalaman tentang perjalanan pemerintahan, dinamika dalam menjalankan tugas, hingga interaksi dengan masyarakat menjadi bagian dari perbincangan dalam kunjungan tersebut.
Cerita tersebut tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga memberikan gambaran mengenai perjalanan pemerintahan Kalimantan Selatan dari masa ke masa.
Bagi jajaran Pemprov Kalsel, pengalaman para pemimpin terdahulu dapat menjadi bahan refleksi sekaligus sumber inspirasi dalam melanjutkan pembangunan daerah.

“Kegiatan anjangsana merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada para mantan pemimpin daerah beserta keluarga yang telah memberikan kontribusi dalam pembangunan Banua,” kata Farhanie, Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).
Menurut Farhanie, pengabdian para pemimpin terdahulu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah perjalanan Kalimantan Selatan.
Karena itu, hubungan silaturahmi dengan keluarga para tokoh tersebut dinilai penting untuk terus dipelihara. Selain sebagai bentuk penghormatan, pertemuan semacam ini juga memperkuat hubungan kekeluargaan antara pemerintah daerah dengan keluarga para mantan pemimpin.
Anjangsana juga membuka ruang untuk bertukar cerita mengenai berbagai fase pembangunan yang telah dilalui Kalimantan Selatan.

Nilai-nilai pengabdian, pengalaman menghadapi dinamika pemerintahan, serta kedekatan dengan masyarakat menjadi warisan yang diharapkan tetap relevan bagi generasi penerus.
Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Kalsel tidak hanya memperingati Hari Jadi ke-76, tetapi juga mengajak masyarakat untuk melihat pembangunan Banua sebagai sebuah perjalanan panjang yang dibangun oleh banyak generasi.
Anjangsana kepada keluarga para mantan gubernur dan wakil gubernur pun menjadi momentum untuk menghargai jasa para tokoh terdahulu sekaligus merawat ingatan tentang perjalanan Kalimantan Selatan.


