Lima Koperasi Merah Putih Ikuti Literasi, Kalsel Siapkan Penguatan Pengelola
in , , , ,

Lima Koperasi Merah Putih Ikuti Literasi, Kalsel Siapkan Penguatan Pengelola

Lima Koperasi Merah Putih Ikuti Literasi, Kalsel Siapkan Penguatan Pengelola

Banua Tv,Banjarmasin – Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Setelah kegiatan literasi perkoperasian, pelatihan bagi pengelola KDKMP direncanakan berlangsung pada 24 Oktober 2026.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin MY, mengatakan peningkatan literasi penting agar pengurus, pengawas, dan anggota koperasi memiliki pemahaman serta kemampuan yang memadai dalam mengelola organisasi dan mengembangkan usaha.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Literasi Perkoperasian pada Anggota Koperasi di Banjarmasin, Jumat (9/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi Republik Indonesia terhadap peningkatan kapasitas pelaku koperasi di daerah.

“Seluruh elemen koperasi memerlukan penguatan literasi. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi yang hadir untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman para pengurus koperasi,” ujarnya.

Menurut Rahmaddin, kegiatan literasi menjadi bagian dari upaya mempersiapkan pengelola koperasi menghadapi tantangan pengembangan usaha yang semakin beragam. Pemahaman mengenai tata kelola dan pengelolaan organisasi diperlukan agar koperasi dapat menjalankan kegiatan usaha secara lebih baik.

Ia menjelaskan, penguatan kapasitas tersebut juga berkaitan dengan persiapan pelatihan bagi pengelola KDKMP yang direncanakan pada 24 Oktober 2026. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut sehingga pengembangan KDKMP di Kalimantan Selatan dapat berjalan dengan baik dan semakin maju,” katanya.

Rahmaddin juga menilai dukungan pemerintah pusat, termasuk melalui pendanaan dekonsentrasi, menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pengembangan koperasi di Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan literasi tersebut, peserta berasal dari lima Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah menjalankan usaha. Materi yang diberikan mencakup dukungan pemerintah provinsi dalam pemberdayaan dan pengembangan koperasi, pemanfaatan pembiayaan untuk memperkuat usaha, serta strategi membangun kegiatan koperasi yang produktif dan berkelanjutan.

Materi tersebut diharapkan membantu pengurus dan anggota memahami aspek pengelolaan sekaligus peluang pengembangan usaha. Dengan kapasitas yang semakin kuat, koperasi diharapkan tidak hanya berjalan sebagai organisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya dan masyarakat sekitar.

Melalui literasi dan pelatihan lanjutan, Dinas Koperasi dan UKM Kalsel berharap KDKMP dapat berkembang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Daftar Perlinsos Digital Gratis, Dinsos Kalsel Ingatkan Warga Waspadai Pungutan

IPSI Kalsel Sertifikasi 59 Pelatih dan Wasit Juri, Pembinaan Atlet Jadi Fokus