Kejar Dua Pekan, Pemerintah Fokus Tuntaskan Karhutla di Tiga Titik Utama Kalsel
in , , ,

Kejar Dua Pekan, Pemerintah Fokus Tuntaskan Karhutla di Tiga Titik Utama Kalsel

Kejar Dua Pekan, Pemerintah Fokus Tuntaskan Karhutla di Tiga Titik Utama Kalsel

Banua Tv,Banjarbaru – Pemerintah menargetkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga lokasi utama Kalimantan Selatan dapat dituntaskan paling lambat dalam dua pekan. Percepatan dilakukan menyusul musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung cukup panjang.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Tiga kawasan yang menjadi fokus penanganan meliputi Liang Anggang dengan luasan hampir 300 hektare, Guntung Damar sekitar 120 hektare, serta Pengayuan yang mencapai hampir 700 hektare.

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan penanganan di ketiga lokasi tersebut telah diperkuat melalui pembentukan tim khusus oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pak Gubernur telah membentuk tim khusus pada tiga lokasi utama,” ujar Hanif saat memantau sekaligus turut memadamkan karhutla di Pos Lapangan 1 Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, percepatan penanganan menjadi penting karena berdasarkan kajian ilmiah dan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau diperkirakan masih berlangsung cukup panjang.

“Ini kemarau tidak akan pendek, akan panjang. Sehingga Pak Gubernur merasa perlu mempercepat penanganan ini secepat-cepatnya. Semakin cepat ditangani, semakin bagus, sehingga selanjutnya api tidak boleh muncul,” katanya.

Hanif menjelaskan, strategi penanganan di setiap lokasi disesuaikan dengan karakteristik lahannya. Di kawasan Guntung Damar dan hutan lindung, misalnya, upaya utama difokuskan pada pembasahan lahan gambut.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan lapisan gambut di kawasan tersebut memiliki kedalaman sekitar satu hingga tiga meter. Kondisi ini membuat proses penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api di permukaan, tetapi membutuhkan pembasahan secara berkelanjutan untuk mencegah bara kembali muncul dari dalam tanah.

“Ini penting sekali untuk dilakukan pembasahan,” tegas Hanif.

Untuk mendukung operasi tersebut, pemerintah telah mengerahkan ratusan pompa air. Di masing-masing titik utama, yakni Guntung Damar dan kawasan hutan lindung, disiapkan sekitar 100 unit pompa untuk membantu proses pembasahan gambut.

Selain peralatan, penanganan karhutla juga membutuhkan dukungan personel dalam jumlah besar. Hanif mengatakan kekurangan personel akan diperkuat melalui dukungan jajaran Polda Kalimantan Selatan dan Korem setempat.

“Ini masalah asap harus selesai di tanah Kalimantan Selatan ini,” tegasnya.

Dengan pembentukan tim khusus, pengerahan pompa air, serta penguatan personel lintas instansi, pemerintah berharap penanganan karhutla di tiga kawasan prioritas dapat berjalan maksimal dan mencapai target penyelesaian dalam dua pekan.

Hanif menekankan, percepatan pemadaman harus diikuti pembasahan secara konsisten agar api tidak kembali muncul, terutama di kawasan dengan karakteristik lahan gambut.

Tinggalkan Balasan

ISPU Capai 100, Hanif Minta Warga Gunakan Masker dan Datangi Posko Kesehatan

PBBKB Direlaksasi, Harga Pertamax hingga Dexlite Turun di Kalimantan Selatan