Bukan Sekadar Trofi, Gubernur Cup 2026 Jadi Ajang Pererat Kekompakan Antar-SKPD
Banua Tv,Banjarmasin – Persaingan di lapangan akhirnya melahirkan RSUD Ulin FC sebagai juara kategori SKPD pada Gubernur Cup 2026 Mini Soccer Open Tournament. Namun, di balik kemenangan tersebut, turnamen juga menjadi ruang bagi pegawai antar-SKPD untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan melalui olahraga.


RSUD Ulin FC memastikan gelar juara setelah mengalahkan HIU Putih FC dari Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalsel dengan skor 3-1 dalam partai final di Lapangan Minisoccer SKB Mulawarman, Banjarmasin, Minggu (30/8/2026) malam.
Pertandingan berlangsung sengit. RSUD Ulin FC tampil efektif hingga mampu mencetak tiga gol dan mempertahankan keunggulan sampai pertandingan berakhir.
HIU Putih FC harus puas berada di posisi kedua, sementara RSJ Sambang Lihum mengamankan peringkat ketiga.
Trofi juara diserahkan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, disaksikan sejumlah kepala SKPD, termasuk Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Pebriadin Hapiz, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono, serta Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr Among Wibowo.
Bagi RSUD Ulin FC, keberhasilan tersebut menjadi buah dari kerja sama seluruh anggota tim yang sejak awal mengikuti turnamen.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr Among Wibowo menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada pemain, kapten, pelatih, dan pihak yang telah memberikan dukungan.

“Alhamdulillah tim kami mendapatkan juara pertama setelah mengalahkan Dinas Kelautan dan Perikanan dengan skor 3-1. Terima kasih kepada seluruh tim, kapten, kesebelasan, pelatih, dan semuanya yang telah mendukung,” ujarnya.
Di sisi lain, kekalahan pada laga final tidak mengurangi semangat HIU Putih FC. Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel justru melihat turnamen sebagai kesempatan untuk memperkuat hubungan antarkaryawan dan menjaga semangat sportivitas.
Kadis Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono mengatakan seluruh pemain yang diturunkan merupakan karyawan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan instansinya.
“Kami tetap semangat, kalah menang itu biasa. Yang penting sportivitas kita tunjukkan. Pemain kami seluruhnya merupakan karyawan dan UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.
Semangat tersebut menunjukkan bahwa Gubernur Cup tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Interaksi antarpegawai dari berbagai instansi menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala Dispora Kalsel Pebriadin Hapiz mengatakan turnamen mini soccer tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan olahraga dalam rangka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Mulai dari akhir Juli kemarin ada Festival Tiga Cabang, tinju, sambo, loncat indah, dan diakhiri malam ini dengan mini soccer. Kami berharap kegiatan ini memberikan arti meskipun di tengah segala keterbatasan karena kondisi cuaca,” jelasnya.
Gubernur Cup 2026 berlangsung selama empat hari, 27–30 Agustus 2026. Sebanyak 52 tim ambil bagian, terdiri atas 29 tim kategori SKPD dan 23 tim kategori umum.
Dispora Kalsel juga membuka ruang evaluasi untuk penyelenggaraan turnamen berikutnya. Evaluasi diperlukan agar kompetisi semakin menarik sekaligus menghadirkan kategori yang lebih kompetitif.
Bagi tim yang belum berhasil meraih gelar, Pebriadin mendorong agar pengalaman pada turnamen tahun ini menjadi modal untuk meningkatkan latihan dan kembali berkompetisi pada kesempatan berikutnya.
Sementara pada kategori umum, Wasaka FC keluar sebagai juara pertama. Banfoot FC menempati posisi kedua, sedangkan Munthe FC berada di peringkat ketiga.
Berakhirnya Gubernur Cup 2026 pun tidak hanya meninggalkan catatan tentang siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, turnamen tersebut memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana membangun komunikasi, kebersamaan dan sportivitas di antara pegawai lintas instansi.

