BPBD Kalsel Bangun Generasi Siaga Bencana Sejak Usia Dini Lewat Edukasi Interaktif
in , , , ,

BPBD Kalsel Bangun Generasi Siaga Bencana Sejak Usia Dini Lewat Edukasi Interaktif

BPBD Kalsel Bangun Generasi Siaga Bencana Sejak Usia Dini Lewat Edukasi Interaktif

Banua Tv,Banjarbaru – Upaya membangun budaya sadar bencana tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak usia dini. Melalui pendekatan belajar sambil bermain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mengenalkan berbagai pengetahuan dasar kebencanaan kepada anak-anak kelompok bermain dari Yayasan Omah Kepompong.

~ Advertisements ~

Kegiatan edukatif yang berlangsung di Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dirancang dengan metode yang menyenangkan agar materi kebencanaan lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.

Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, melalui Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak usia dini.

“Pada hari ini kami menerima kunjungan dari Yayasan Omah Kepompong bersama anak-anak kelompok bermain yang melaksanakan kegiatan belajar sambil bermain di BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan ini kami memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) serta sosialisasi kebencanaan dengan pendekatan bermain yang disesuaikan dengan usia mereka,” ujar Ariansyah.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai jenis bencana seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran melalui permainan edukatif, bernyanyi, bercerita, hingga simulasi sederhana.

Menurut Ariansyah, BPBD Kalsel telah menyiapkan sejumlah fasilitas pembelajaran berbasis permainan yang memungkinkan anak-anak memahami konsep kesiapsiagaan secara interaktif.

“BPBD Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan sarana pembelajaran kebencanaan berbasis permainan. Anak-anak diajak bermain peran sebagai petugas penyelamat dan diperkenalkan dengan berbagai permainan edukatif yang telah kami siapkan, sehingga mereka dapat belajar sambil berinteraksi secara langsung,” katanya.

Selain mendapatkan materi, peserta juga diajak melihat berbagai peralatan penanggulangan bencana yang digunakan petugas BPBD serta mencoba simulasi sederhana sebagai petugas pemadam kebakaran.

Ariansyah menilai pendekatan bermain menjadi metode efektif dalam menanamkan pemahaman dasar tentang keselamatan dan kesiapsiagaan kepada anak-anak.

“Kami menyesuaikan penyampaian materi dengan usia anak-anak. Mereka belajar melalui bermain dan bernyanyi sehingga lebih mudah memahami informasi tentang bencana dan bagaimana cara melindungi diri ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kalsel berharap anak-anak memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak dini.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan anak-anak mengenai kebencanaan. Harapannya, sejak usia dini mereka sudah memiliki pemahaman dasar tentang kesiapsiagaan dan keselamatan,” pungkas Ariansyah.

Tinggalkan Balasan

Wirausaha Muda Kalsel Didorong Adaptif di Era Digital Melalui Pelatihan Marketing

Kalsel Sampaikan Tantangan dan Progres Program Presiden, Sinergi Pusat-Daerah Jadi Sorotan