Workshop Guru Pamong Kampus Mengajar Angkatan 6, diselenggarakan Pusat Pengembangan (Pusbang) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Tadulako (Untad). Foto: Junaidi/banuatv
in ,

Bersiap untuk Program Kampus Mengajar 6, Pusbang MBKM Untad Gelar Workshop Guru Pamong

Pusat Pengembangan (Pusbang) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Tadulako (Untad) selenggarakan workshop Guru Pamong Kampus Mengajar Angkatan 6, bertempat di Hotel Best Western Palu, Sabtu (23/09/2023).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan dihadiri oleh 90 peserta secara luring dan daring, terdiri dari Ketua-Ketua Lembaga, Koordinator Program Studi (Prodi), Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Dosen Pendamping Mahasiswa (DPM) dan Guru Pamong Kampung Mengajar 6 Universitas Tadulako.

Ketua Panitia, Dr. Ratman mengatakan, pelaksanaan workshop ini bertujuan untuk memberi pembekalan kepada Guru Pamong, agar bersama DPL, DPM dan program studi dapat bekerja sama dalam mengawal dan mensukseskan program Kampus Mengajar 6.

Workshop Guru Pamong Kampus Mengajar Angkatan 6, diselenggarakan Pusat Pengembangan (Pusbang) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Tadulako (Untad). Foto: Junaidi/banuatv

Selain itu, Dr. Ratman juga menuturkan, bahwa salah satu output dari kegiatan tersebut adalah adanya instrumen penilaian yang disepakati bersama, untuk digunakan ketika nanti program Kampus Mengajar 6 sudah berjalan.

“Workshop ini dihasilkan instrumen penilaian yang akan digunakan oleh guru pamong saat di lapangan. Nanti ada sinkron antar penilaian dari Guru Pamong, DPM, DPL. Nantinya akan digunakan oleh program studi dalam melakukan rekognisi penilaian,” tuturnya.

“Harapannya nanti instrumen penilaian yang dihasilkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para guru pamong maupun program studi dalam rangka rekognisi mata kuliah,” harap Dr. Ratman.

Ia juga membeberkan, bahwa kegiatan ini melibatkan Guru Pamong perwakilan dari 37 sekolah yang ada di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala.

“Jumlah sekolah penempatan provinsi Sulteng, Sulbar dan Gorontalo mahasiswa Untad sebanyak 83 sekolah. Yang diundang hadir secara luring 37 sekolah. Yaitu sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala,” bebernya.

PIC Kampus Mengajar 6, Abdul Mahatir Najar, M.Si sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan ini menjelaskan beberapa hal yang menjadi tugas dan harus dijalankan oleh Guru Pamong.

Adapun yang menjadi tugas dari Guru Pamong, kata dia, yaitu mendampingi dan memfasilitasi selama penugasan, menjadi rekan diskusi pada masing-masing tahapan program, menjadi penghubung antara mahasiswa dan sekolah, serta melalukan penilaian terhadap kinerja mahasiswa selama penugasan.

~ Advertisements ~

Tinggalkan Balasan

Dinilai Sangat Penting, Pusbang MBKM Untad Libatkan Mitra dalam Penyusunan RPS

7 Hari Kedepan Bawaslu Telusuri Isu Dugaan Gratifikasi KPU Banjar