Banua Kreatif Goes to Campus 2026 Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif
Banua Tv, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong generasi muda mengembangkan potensi ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Banua Kreatif Goes to Campus 2026 yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Kalsel di Lecture Theater Building FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Rabu (30/9/2026).


Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta, sebagian besar mahasiswa dan generasi muda, tersebut berfokus pada subsektor kuliner, khususnya perkembangan kedai kopi (coffee shop) dan industri makanan serta minuman (food and beverage/F&B).
Selain memperkenalkan peluang usaha, kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan berbagi pengalaman antara mahasiswa, komunitas kreatif, dan pelaku industri mengenai perkembangan ekonomi kreatif serta peluang karier di dalamnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, mengapresiasi Dispar Kalsel dan ULM yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurut Rusma, lingkungan kampus memiliki potensi besar dalam melahirkan pelaku usaha kreatif karena didukung ilmu pengetahuan, jejaring, dan berbagai fasilitas yang dapat menunjang pengembangan usaha.
“Di kampuslah para pelaku ekonomi kreatif itu tumbuh dan berkembang, dan di kampus pula tersedia ilmu, jejaring, perangkat untuk menumbuhkan berbagai usaha kreatif,” ujar Rusma.
Ia menjelaskan, perekonomian Kalsel masih memiliki ketergantungan terhadap sektor berbasis sumber daya alam. Kondisi tersebut membuat perekonomian daerah rentan terhadap perubahan harga komoditas di pasar global.
Karena itu, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu upaya untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Berbagai subsektor, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, desain, musik, film, hingga aplikasi digital, dinilai memiliki peluang untuk berkembang melalui kreativitas generasi muda.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus membuka ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif melalui pendampingan, promosi, serta peluang tampil dalam agenda pariwisata dan event daerah. Karya yang baik perlu panggung, dan panggung itu kita ciptakan bersama,” tegasnya.
Rusma berharap Banua Kreatif Goes to Campus dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke berbagai lembaga pendidikan, termasuk sekolah menengah kejuruan (SMK).
Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan pendidikan dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk membangun usaha mandiri dan mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, ke depannya diharapkan sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan dapat semakin berkembang pesat. Selain itu, upaya ini juga diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang mandiri, baik dari kalangan kampus maupun SMK, sehingga mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada dunia usaha atau dunia industri semata,” tuturnya.
Pengembangan keterampilan dan kewirausahaan diharapkan dapat memberikan alternatif karier bagi generasi muda, terutama di tengah persaingan memperoleh pekerjaan formal.
Kepala Dispar Kalsel Iwan Fitriady mengatakan, Banua Kreatif Goes to Campus 2026 dirancang untuk memperkenalkan peluang karier dan usaha di sektor ekonomi kreatif kepada mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, Dispar Kalsel menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman di industri kopi dan coffee shop. Mereka terdiri dari satu narasumber asal Jakarta dan dua pelaku usaha dari Kalimantan Selatan.
Melalui pemaparan dan berbagi pengalaman, peserta diharapkan memperoleh gambaran mengenai perkembangan industri, sekaligus terdorong mengembangkan keterampilan dan potensi usaha yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Dispar Kalsel juga menargetkan kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, merintis usaha, serta menjajaki peluang karier di sektor ekonomi kreatif.
“Dispar Kalsel berkomitmen untuk tidak berhenti sampai di sini. Kami berencana akan menindaklanjuti hasil dari acara Banua Kreatif Goes to Campus ini guna merumuskan langkah-langkah konkret bagi perkembangan industri kreatif di Banua,” ujar Iwan.
Melalui kegiatan tersebut, Dispar Kalsel berharap semakin banyak generasi muda yang mengenali potensi ekonomi kreatif daerah dan mampu mengembangkannya menjadi peluang usaha maupun profesi yang berkelanjutan.


