Banjarbaru Resmi Miliki Dua Perda Strategis, Perkuat Perlindungan Lingkungan dan Ketenagakerjaan
in , ,

Banjarbaru Resmi Miliki Dua Perda Strategis, Perkuat Perlindungan Lingkungan dan Ketenagakerjaan

Banjarbaru Resmi Miliki Dua Perda Strategis, Perkuat Perlindungan Lingkungan dan Ketenagakerjaan

Banua Tv,Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama DPRD Kota Banjarbaru resmi mengesahkan dua peraturan daerah (Perda) strategis yang menjadi landasan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru yang dihadiri Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota Wartono, Rabu (17/6/2026).

~ Advertisements ~

Dua regulasi yang ditetapkan yakni Perda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) serta Perda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPRD, Panitia Khusus (Pansus), serta seluruh perangkat daerah yang telah menyelesaikan pembahasan kedua regulasi tersebut.

Menurut Lisa, Perda RPPLH menjadi instrumen penting untuk memastikan pembangunan Kota Banjarbaru tetap berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Kita menyadari, dengan capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru yang berada pada nilai 66,84, tantangan terbesar kita adalah menahannya laju penurunan kualitas lahan. Oleh karena itu, Perda RPPLH ini hadir sebagai regulasi untuk mengendalikan perubahan fungsi lahan tersebut demi kelestarian lingkungan kita,” tegasnya.

Ia menjelaskan, regulasi tersebut juga menjadi respons terhadap meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan terbangun yang berpotensi mengurangi daya dukung lingkungan di Kota Banjarbaru.

Selain aspek lingkungan, pemerintah juga memperkuat sektor ketenagakerjaan melalui Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang mengatur peningkatan kompetensi tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, perlindungan hak pekerja dan pemberi kerja, hingga penguatan hubungan industrial.

Dalam kesempatan itu, Lisa mengungkapkan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Banjarbaru menunjukkan perkembangan positif.

“Di tengah dinamika kondisi ketenagakerjaan kita, kita patut bersyukur bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Banjarbaru menunjukkan tren penurunan yang positif hingga mencapai angka 4,93%,” ungkap Lisa Halaby.

Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen mempertahankan tren tersebut melalui peningkatan pelatihan, sertifikasi kompetensi tenaga kerja lokal, serta memperluas peluang kerja yang inklusif agar mampu menghadapi tantangan transformasi ekonomi digital.

Wali Kota juga menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah harus dibangun melalui keseimbangan antara pembangunan lingkungan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tersedianya lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Pedagang Bongkar Lapak Secara Mandiri, Penataan Simpang 4 Sungai Besar Menuju RTH Berjalan Kondusif

Disdikbud Kalsel Perluas Pendidikan Inklusif, Ratusan Guru Sudah Dibekali Kompetensi Khusus