ULM dan STT GKE Perkuat Kolaborasi, Bidik Riset hingga Isu Sosial dan Ekologi
in , ,

ULM dan STT GKE Perkuat Kolaborasi, Bidik Riset hingga Isu Sosial dan Ekologi

ULM dan STT GKE Perkuat Kolaborasi, Bidik Riset hingga Isu Sosial dan Ekologi

Banua TV, Banjarmasin – Dua perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kalimantan Evangelis (STT GKE), membuka ruang kolaborasi yang lebih luas melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada Rabu (12/8/2026) di Ruang Rapat Wasaka 1 Lantai 2, Kampus ULM Banjarmasin.

Kerja sama ini tidak hanya diarahkan pada pengembangan pendidikan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk kajian yang bersinggungan dengan persoalan sosial, budaya dan ekologi.

Penandatanganan MoU dipimpin Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi ULM Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc. Turut hadir Plt Kepala Biro BPKH M. Ilyas, S.T., M.T., Plt Kepala Biro BKU Pahruddin Ali Hamid, S.E., S.Pd., serta jajaran Subbagian Kerja Sama ULM.

Dari STT GKE, rombongan dipimpin Ketua Pdt. Dr. Sanon bersama Sudianto, Ketua STT GKE periode 2021–2025, Enta Malasinta Lantik Ginting selaku Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Spiritualitas, serta Bimbing Kalpari selaku Sekretaris Senat STT GKE.

Ketua STT GKE Pdt. Dr. Sanon menilai kerja sama antarperguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kontribusi dunia akademik di Kalimantan Selatan.

Melalui kesepakatan tersebut, STT GKE berharap terbuka lebih banyak ruang untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama ULM.

“Harapan kami, melalui MoU ini dapat terjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, termasuk isu sosial, budaya, dan ekologi,” ujarnya.

Peluang kolaborasi tersebut menjadi semakin menarik karena kedua institusi memiliki latar belakang dan pengalaman akademik yang berbeda. Perbedaan tersebut justru dapat menjadi modal untuk membangun kerja sama lintas disiplin.

ULM memiliki cakupan keilmuan yang luas, sementara STT GKE selama ini mengembangkan kajian teologi, sosiologi agama hingga islamologi, sekaligus melakukan penelitian yang berkaitan dengan persoalan sosial, budaya dan ekologi.

Dari sisi ULM, kerja sama tersebut disambut sebagai kesempatan untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi.

“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini, terlebih bertepatan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Semoga MoU ini menjadi ruang bersama untuk mengembangkan dunia pendidikan,” disampaikan dalam acara tersebut.

Kerja sama ini juga memiliki nilai historis tersendiri bagi STT GKE. Institusi tersebut telah berdiri sejak 1932 dan melewati perjalanan panjang dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis teologi di Kalimantan.

Dalam perjalanannya, lembaga tersebut pernah menggunakan sejumlah nama, mulai dari Sekolah Alkitab, Sekolah Pendeta, Akademi Teologi hingga kemudian menjadi Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kalimantan Evangelis.

Memasuki usia 94 tahun, STT GKE tetap mempertahankan kiprahnya dalam bidang pendidikan dan penelitian. Kajian yang dikembangkan tidak hanya berkaitan dengan teologi, tetapi juga menyentuh bidang sosial, budaya dan ekologi.

Karena itu, kerja sama dengan ULM berpotensi memperluas ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik antara kedua institusi.

Kolaborasi tersebut nantinya diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU. Kedua pihak sepakat menindaklanjutinya melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis dan aplikatif.

PKS tersebut akan menjadi instrumen untuk menerjemahkan kesepakatan umum ke dalam program-program yang dapat dilaksanakan oleh fakultas, unit maupun lembaga terkait di masing-masing perguruan tinggi.

Dengan adanya kerja sama tersebut, potensi kolaborasi dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, mulai dari kegiatan akademik, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat hingga kajian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Prosesi penandatanganan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.

Kesepakatan ULM dan STT GKE menjadi langkah awal untuk membangun hubungan akademik yang lebih erat sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab persoalan masyarakat.

Jika ditindaklanjuti secara konsisten, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua institusi, tetapi juga menghasilkan gagasan dan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Menjaga Ingatan Banua, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wagub

Bukan Sekadar Serapan, Banjarbaru Raih Dua Predikat Terbaik Pengelolaan Anggaran