Panen Perdana Papuyu di Karang Intan Tembus 1,2 Ton, Bukti Nyata Dukungan Pemprov Kalsel
Banua Tv, Banjarbaru– Program penguatan sektor perikanan budidaya di Kalimantan Selatan kembali menunjukkan capaian positif. Dukungan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui penyaluran hibah sarana budidaya oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, membuahkan hasil dengan panen perdana ikan papuyu oleh Kelompok Patarahan Tengah di Desa Karang Intan, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Keberhasilan ini menjadi indikator bahwa intervensi pemerintah daerah mampu mendorong peningkatan produksi perikanan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi para pembudidaya di tingkat lokal.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor budidaya berbasis masyarakat.
“Ini merupakan wujud nyata perhatian dan dukungan Bapak Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam mendorong pengembangan budidaya perikanan. Bantuan sarana yang diberikan terbukti mampu meningkatkan produksi dan memberikan dampak ekonomi bagi pembudidaya,” ujar Rusdi di Banjarbaru, Sabtu (18/4/2026).
Dalam kurun waktu pemeliharaan sekitar ±7 bulan, kelompok pembudidaya berhasil memanen sekitar ±1,2 ton ikan papuyu. Komoditas ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di pasaran, dengan harga Grade A mencapai Rp100.000,00 per kilogram, Grade B Rp60.000,00 per kilogram, dan Grade C Rp40.000,00 per kilogram.
Menurut Rusdi, hasil ini diharapkan menjadi pemicu bagi kelompok pembudidaya lainnya untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas.
“Keberhasilan ini kami harapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok pembudidaya lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas budidaya perikanan, sehingga sektor ini dapat semakin berkontribusi terhadap perekonomian daerah,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor perikanan budidaya sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


