ULM Ubah Tradisi Seremonial, Bibit Pohon Gantikan Papan Bunga Demi Kampus Hijau
Banua Tv,Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menghadirkan terobosan baru dalam setiap kegiatan seremonial dengan mengganti papan bunga ucapan selamat menjadi tanaman bunga hidup dan bibit pohon. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membangun budaya ramah lingkungan sekaligus memperkuat implementasi konsep green campus yang berkelanjutan.

Kebijakan ini mulai diterapkan dalam pelantikan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Dekan Fakultas Hukum, Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta PAW Ketua Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan pada 6 Juli 2026.
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang dipenuhi papan bunga, area seremoni kini dihiasi tanaman hidup dan bibit pohon yang selanjutnya akan ditanam di lingkungan kampus sebagai bagian dari program penghijauan.
Rektor ULM, Prof. Ahmad, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah nyata untuk menghadirkan dampak lingkungan yang berkelanjutan.
“Walaupun masih dalam masa transisi, kadang-kadang masih ada beberapa papan bunga yang dikirimkan, namun kebijakan ini terus kita sosialisasikan, ini adalah langkah konkret ULM dalam mewujudkan ULM sebagai kampus hijau yang berdampak bagi pelestarian dan keberlangsungan lingkungan. Ucapan selamat yang biasanya layu dan berakhir menjadi sampah, kini kita ubah menjadi sesuatu yang hidup, tumbuh, dan memberi manfaat jangka panjang,” ujar Rektor.

Menurutnya, setiap tanaman dan bibit pohon yang diterima dalam berbagai kegiatan seremonial akan menjadi bagian dari penghijauan kawasan kampus sehingga setiap momentum penting turut meninggalkan jejak ekologis yang bermanfaat.
Kebijakan tersebut juga menjadi bentuk dukungan ULM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-15 mengenai pelestarian ekosistem daratan (Life on Land), melalui peningkatan tutupan vegetasi, penyerapan karbon, dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan di kawasan lahan basah Kalimantan, ULM memandang penghijauan kampus sebagai bagian dari tanggung jawab akademik sekaligus upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Selain mengurangi limbah dari papan bunga sekali pakai, kebijakan ini diharapkan mampu membangun budaya baru bahwa bentuk apresiasi dapat diwujudkan melalui media yang lebih bermanfaat dan berkelanjutan.
ULM juga mengajak sivitas akademika, alumni, mitra, dan masyarakat untuk mendukung gerakan tersebut dengan menjadikan tanaman hidup sebagai pengganti papan bunga dalam setiap kegiatan seremonial di lingkungan universitas.


