Sesi tanya jawab/diskusi para kader bersama Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Kalimantan Selatan, di Desa Muara Jaya, Awayan, Senin (22/6/2026). - Foto: Mc.Balangan
in , , , ,

Tim Pembina Posyandu Kalsel Genjot Implementasi Posyandu Enam SPM di Desa Muara Jaya

Tim Pembina Posyandu Kalsel Genjot Implementasi Posyandu Enam SPM di Desa Muara Jaya

Banua Tv,Balangan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan.

~ Advertisements ~

Pembinaan yang digelar Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin (22/6/2026) menjadi bagian dari implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah desa.

Kepala Sekretariat Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Nor Sufiah, menegaskan keberhasilan pelaksanaan Posyandu Enam SPM sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

“Posyandu kini tidak lagi berfokus pada pelayanan kesehatan semata, tetapi telah berkembang menjadi wadah pelayanan enam bidang SPM, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), serta sosial,” jelasnya.

Melalui konsep baru tersebut, Posyandu diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang lebih terpadu, tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga mendukung pelayanan pendidikan, sosial, infrastruktur dasar, hingga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.

Kepala Desa Muara Jaya, Suhaimi, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pembinaan Posyandu Enam SPM tingkat provinsi.

“Kami berharap dengan adanya pembinaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan kader posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan Camat Awayan, Muhammad, yang menginginkan pembinaan dilakukan secara berkelanjutan agar implementasi Posyandu Enam SPM semakin optimal.

“Melalui pembinaan ini, kami mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya dalam pemenuhan sarana dan prasarana, agar pelaksanaan Posyandu Enam SPM di Kecamatan Awayan semakin optimal dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” harapnya.

Dengan pembinaan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap Posyandu Enam SPM dapat berjalan lebih efektif sebagai wadah pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Resmi Jadi Bank Devisa, Bank Kalsel Siap Layani Transaksi Internasional Tanpa Perantara

Lolos Paskibraka Nasional 2026, Siswi MA Hidayatullah Martapura Siap Emban Tugas Kenegaraan