Tanam Pohon Hari Ini, Panen Manfaat di Masa Depan: Aksi Hijau KKN ULM di Karang Nunggal
Banua TV, Tanah Bumbu – Sebanyak 16 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKNT-LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengajak masyarakat Desa Karang Nunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, membangun lingkungan yang lebih hijau melalui penanaman pohon buah.


Aksi penghijauan tersebut dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) dengan melibatkan aparat Desa Karang Nunggal serta pihak Yayasan Darul Ilmi Bersujud.
Penanaman dilakukan di dua lokasi, yakni kawasan Kantor Desa Karang Nunggal dan lingkungan Yayasan Darul Ilmi Bersujud. Kegiatan tersebut juga disaksikan siswa-siswi yayasan yang turut mendapatkan pengalaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Tidak sekadar menanam bibit, mahasiswa terlebih dahulu mempersiapkan sejumlah kebutuhan, mulai dari pupuk kompos, cangkul hingga ajir yang digunakan untuk membantu pertumbuhan tanaman.
Pendampingan mengenai penggunaan pupuk kompos juga diberikan oleh mahasiswa Fakultas Kehutanan Program Studi Kehutanan, Ridho Budi Prasetyo, Erlangga Rahmadani Lubis dan Desty Adventnia Kristhy.
Mereka menjelaskan pentingnya pemanfaatan pupuk kompos dalam mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Bibit yang dipilih pun bukan sekadar tanaman penghijauan. Mahasiswa menanam sejumlah pohon buah yang diharapkan memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat ketika mulai menghasilkan buah.
Jenis bibit yang ditanam meliputi durian, jeruk, alpukat dan mangga.
Penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa, aparat desa dan pihak yayasan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting agar program penghijauan tidak hanya menjadi kegiatan KKN, tetapi dapat dilanjutkan melalui perawatan bersama.
Menurut Raudatul Zahra, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, kegiatan tersebut menjadi agenda bersama yang melibatkan unsur pemerintahan desa dan dunia pendidikan.
“Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kantor Desa Karang Nunggal dan Yayasan Darul Ilmi Bersujud, dengan dukungan aparat desa dan pihak yayasan,” ujarnya.
Penanaman pohon buah diharapkan memberikan manfaat berlapis. Dalam jangka pendek, keberadaan tanaman dapat memperindah lingkungan dan menciptakan kawasan yang lebih teduh.
Sementara dalam jangka panjang, pohon-pohon tersebut diharapkan dapat menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Karena itu, mahasiswa menekankan pentingnya perawatan setelah kegiatan penanaman selesai. Bibit yang telah ditanam membutuhkan perhatian agar mampu tumbuh dan berkembang secara optimal.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam persoalan nyata di tengah masyarakat.
Selain membawa pesan tentang penghijauan, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda di Yayasan Darul Ilmi Bersujud. Para siswa dapat melihat secara langsung proses penanaman sekaligus memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana.
Program penghijauan tersebut digerakkan oleh mahasiswa lintas fakultas ULM. Kolaborasi berbagai disiplin ilmu diharapkan memperkaya kegiatan KKN sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di tingkat desa.
Mahasiswa berharap kawasan Kantor Desa Karang Nunggal dan Yayasan Darul Ilmi Bersujud dapat menjadi semakin hijau, asri dan nyaman.
Lebih jauh, pohon yang ditanam diharapkan menjadi bagian dari warisan lingkungan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Sebab, bibit yang ditanam hari ini tidak hanya berbicara tentang penghijauan, tetapi juga tentang investasi lingkungan dan manfaat yang dapat dipanen oleh masyarakat pada masa mendatang.


