Tak Hanya Jual Ikan Segar, 50 Pelaku Usaha Banjarbaru Dibekali Keterampilan Olahan Bernilai Tambah
Banua Tv,Banjarbaru – Pelaku usaha perikanan di Kota Banjarbaru didorong untuk tidak hanya mengandalkan penjualan ikan segar, tetapi juga mengembangkan produk olahan yang lebih beragam agar memiliki nilai jual lebih tinggi.
Upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan bagi Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar). Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru itu berlangsung selama dua hari, 5–6 November 2026, di UPT Produksi Perikanan Budidaya Air Tawar, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara.
Bimtek ini diikuti 50 peserta yang merupakan anggota dan pengurus Poklahsar se-Kota Banjarbaru. Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Wiwien Robiaty.
Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Banjarbaru, Hj. Risnawati, mengatakan pelatihan tersebut diarahkan untuk mendorong diversifikasi pengolahan hasil perikanan sehingga pelaku usaha memiliki pilihan produk yang lebih beragam.
”Tujuannya adalah kami ingin kepada pelaku-pelaku usaha ini dapat meningkatkan diversifikasi pengolahan hasil perikanan, sehingga hasil perikanan kita lebih beragam dan dapat meningkatkan nilai jual dari produk perikanan itu sendiri,” ujar Hj. Risnawati.

Menurutnya, pengembangan produk tidak hanya menyasar olahan kering dan produk awetan, tetapi juga produk segar yang memerlukan proses pembekuan.
”Harapan kami, dengan kegiatan ini output-nya dapat meningkatkan hasil perikanan secara keseluruhan, baik produk perikanan kering, produk awetan, maupun produk segar yang bersifat harus dibekukan (freeze),” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Bina Usaha dan Pengolahan Hasil Perikanan DKP3 Kota Banjarbaru, Lindri Giwanging Tyas, berharap materi dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan setelah pelatihan selesai.
”Kami berharap bimbingan teknis selama dua hari ini benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan, dalam mengembangkan keterampilannya sehingga mampu meningkatkan perekonomian keluarga dan mendukung terwujudnya Banjarbaru EMAS,” tutur Lindri.
Melalui kegiatan ini, Pemko Banjarbaru berharap pelaku usaha perikanan mampu menghasilkan produk olahan yang bermutu, aman dikonsumsi, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Penguatan keterampilan pengolahan dan pemasaran tersebut juga diharapkan dapat mendukung perkembangan usaha mikro dan kecil di sektor perikanan.


