Suara Orang Tua Jadi Bahan Evaluasi, SDN Mungkur Uyam Benahi Empat Layanan
Banua Tv,Balangan – Kualitas pelayanan sekolah tidak hanya ditentukan dari sisi internal, tetapi juga dari pengalaman dan masukan masyarakat yang menggunakannya. Hal itu menjadi perhatian SD Negeri Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, melalui Forum Konsultasi Publik (FKP), Kamis (6/8/2026).

Forum tersebut menjadi ruang bagi sekolah untuk mendengarkan masukan masyarakat sekaligus memaparkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Masukan yang dihimpun selanjutnya menjadi bahan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan kepada peserta didik dan orang tua.
Empat layanan menjadi fokus pembahasan, yakni Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), legalisir ijazah, mutasi siswa masuk, dan mutasi siswa keluar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri Mungkur Uyam, Fitri Harianti, mengatakan evaluasi terhadap empat layanan tersebut diperlukan agar sekolah dapat mengetahui bagian pelayanan yang masih perlu diperbaiki.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat melalui FKP memberikan kesempatan kepada sekolah untuk melihat pelayanan dari sudut pandang penerima layanan.
“Melalui FKP ini, berbagai masukan dari peserta dapat menjadi dasar bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan secara prima ke depan,” harapnya.
Forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan sekolah yang lebih mudah dipahami dan diakses masyarakat. Masukan yang disampaikan dalam forum diharapkan dapat membantu sekolah menyempurnakan standar pelayanan agar proses administrasi berjalan lebih mudah, cepat, dan berkualitas.
JF Analis Kebijakan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, Anwar Hadi, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik.
Sebagai pembina pelayanan publik di Kabupaten Balangan, pihaknya terus mendorong perangkat daerah hingga satuan pendidikan untuk melakukan perbaikan layanan secara berkelanjutan.
“Melalui pelaksanaan FKP ini adalah salah satu bentuk pelibatan masyarakat di dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan adanya forum konsultasi, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima layanan, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan penilaian, masukan, dan saran terhadap pelayanan yang mereka terima.
SD Negeri Mungkur Uyam diharapkan dapat menindaklanjuti hasil pembahasan tersebut dalam penyempurnaan standar pelayanan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang lebih terbuka dan responsif di lingkungan sekolah.
Melalui sistem pelayanan yang terus dibenahi dan keterlibatan masyarakat dalam proses evaluasi, peningkatan kualitas layanan pendidikan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan.



