Pemprov Kalsel Perkuat Dukungan Reforma Agraria untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Banua Tv,Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Reforma Agraria sebagai salah satu program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, usai mengikuti Rapat Koordinasi Akhir Tahun Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (24/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan komitmennya dalam penyelenggaraan Program Reforma Agraria di daerah.
Galuh Tantri mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik pelaksanaan reforma agraria yang dijalankan pemerintah pusat karena mampu memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan lahan masyarakat.

“Program reforma agraria ini sangat baik karena memberikan kepastian hukum terhadap lahan-lahan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Salah satu program utamanya adalah redistribusi tanah kepada para petani yang belum memiliki lahan,” ujarnya.
Menurutnya, setelah redistribusi tanah dilakukan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga memberikan pendampingan kepada para penerima manfaat agar lahan yang diperoleh dapat dikelola secara produktif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain program redistribusi tanah, Galuh Tantri juga menyoroti pelaksanaan program Bank Tanah yang mulai menunjukkan hasil positif di sejumlah daerah. Ia mengapresiasi kabupaten yang telah berhasil mengimplementasikan program tersebut, termasuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
“Mudah-mudahan kabupaten dan kota lainnya juga dapat mendukung pelaksanaan program Bank Tanah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan paparan Kepala Kantor Wilayah BPN Kalimantan Selatan, pelaksanaan reforma agraria di Kalimantan Selatan memperoleh apresiasi di tingkat nasional. Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, BPN, Kepolisian, Kejaksaan, serta berbagai instansi terkait lainnya.
“Provinsi Kalimantan Selatan dinilai sebagai salah satu daerah terbaik di Indonesia dalam pelaksanaan reforma agraria berkat dukungan seluruh stakeholder. Semoga kolaborasi ini terus berjalan sehingga tujuan utama reforma agraria, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dapat terwujud,” pungkasnya.
Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap pelaksanaan reforma agraria terus memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah, meningkatkan produktivitas lahan pertanian, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


