MPP Kotabaru Diresmikan, Layanan Publik Ditarget Menjangkau Wilayah Kepulauan dan Daratan
Banua Tv,Kotabaru – Peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kotabaru menjadi momentum penting dalam memperluas akses layanan pemerintahan bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang selama ini menghadapi tantangan geografis.

MPP Kotabaru menjadi salah satu dari delapan Mal Pelayanan Publik baru yang diresmikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini secara hybrid pada Senin (15/6/2026). Peresmian turut diikuti Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis dari MPP Kabupaten Kotabaru melalui konferensi daring.
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa kehadiran MPP merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat.
“Mewujudkan MPP berarti mewujudkan komitmen bahwa negara hadir di mana pun masyarakat membutuhkan. Hari ini sudah ada sekitar 305 MPP di Indonesia. Rata-rata MPP memberikan 155 jenis layanan dari kementerian, lembaga, Pemda, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga PLN. Jumlah ini akan terus kita dorong agar berkembang,” ungkapnya.
Hingga semester pertama 2026, jumlah MPP di Indonesia telah mencapai 313 unit. Kabupaten Kotabaru menjadi salah satu daerah yang bergabung dalam jaringan pelayanan terpadu tersebut bersama tujuh daerah lainnya di Indonesia.
Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPANRB, Otok Kuswandaru, menjelaskan bahwa MPP merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Konsepnya sederhana namun kuat mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu tempat. MPP bukan hanya ruang fisik, tetapi ekosistem pelayanan yang didesain untuk kenyamanan dan kemudahan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menekankan bahwa keberadaan MPP akan diperkuat dengan strategi digitalisasi layanan mengingat karakteristik wilayah Kotabaru yang terdiri dari kawasan daratan dan kepulauan.
“Bagi masyarakat yang sudah terjangkau jaringan digital, layanan akan diberikan melalui sistem mobile, agen layanan, atau jemput bola langsung ke masyarakat. Tujuannya agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dan lebih mudah mengakses layanan publik,” ujar Syairi.
Selain penguatan layanan digital, Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga menyiapkan program kunjungan pelayanan terpadu secara berkala di kecamatan-kecamatan guna memastikan akses layanan publik dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

