Menyambut Peluang IKN, ULM Dorong Pembangunan Kalsel Berbasis Riset dan Inovasi
in , , , ,

Menyambut Peluang IKN, ULM Dorong Pembangunan Kalsel Berbasis Riset dan Inovasi

Menyambut Peluang IKN, ULM Dorong Pembangunan Kalsel Berbasis Riset dan Inovasi

Banua Tv,Banjarmasin – Kalimantan Selatan memiliki peluang strategis untuk memperkuat perannya dalam peta ekonomi Kalimantan seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, peluang tersebut perlu ditopang penguatan konektivitas, hilirisasi industri, sektor pangan, serta komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan.

Isu tersebut menjadi bahasan utama dalam diskusi publik bertajuk “Membongkar Visi Nusantara Economic Superhub: Di Mana Posisi Kalsel?” yang diselenggarakan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Kalimantan Post di General Building Student Activity Center (SAC) ULM, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan 500 Tahun Kota Banjarmasin itu mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat untuk membahas arah transformasi ekonomi Kalimantan serta peluang dan tantangan yang dihadapi Kalimantan Selatan.

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas, Dr. Trias Peprianto Alfiantho Rudiati, M.A., menyampaikan bahwa Kalimantan diproyeksikan menjadi Nusantara Economic Superhub sebagai bagian dari transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembangunan IKN tidak hanya berkaitan dengan pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh wilayah Kalimantan.

Dalam konteks tersebut, Kalimantan Selatan dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang logistik dan perdagangan Kalimantan. Potensi ini didukung keberadaan pelabuhan, jaringan sungai, serta kedekatan geografis dengan Pulau Jawa.

Untuk memperkuat peran tersebut, pengembangan sektor pangan, hilirisasi industri, dan konektivitas menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian. Transformasi ekonomi juga diharapkan mampu menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Meski demikian, pembangunan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan. Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perlindungan daerah aliran sungai (DAS), serta pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Rektor ULM, Prof. (Adj) Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., S.H., menekankan peran perguruan tinggi dalam mengawal pembangunan melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Ia menilai Kalimantan Selatan perlu memanfaatkan peluang dari pembangunan IKN untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek ekologis. Dalam hal ini, ULM menyatakan kesiapan untuk berkontribusi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penggerak inovasi, dan mitra strategis pemerintah dalam menghasilkan solusi berbasis riset.

Dengan keunggulan kajian lingkungan lahan basah, ULM berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia, penguatan teknologi dan inovasi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan untuk pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Diskusi juga menghadirkan sejumlah narasumber dengan perspektif berbeda. Dr. Fachriannor, S.IP., M.Si. membahas pentingnya membaca visi Nusantara Economic Superhub secara kritis agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat daerah.

Sementara itu, Dr. Ir. Suprapti Tri Astuti, S.T., M.T. mengulas posisi Kalimantan Selatan dalam peta Superhub Ekonomi Nusantara, terutama terkait konektivitas, logistik, dan pengembangan sektor unggulan daerah.

Adapun Sri Naida, S.Si., MPA mengangkat isu model pembangunan, transformasi ekonomi, serta tantangan karhutla yang perlu diperhitungkan dalam agenda pembangunan berkelanjutan.

Melalui dialog terbuka bersama para pembicara, forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar pandangan dan merumuskan rekomendasi strategis terkait penguatan posisi Kalimantan Selatan dalam transformasi ekonomi Kalimantan.

Pembahasan ini menegaskan pentingnya menghubungkan potensi geografis dan ekonomi Kalsel dengan pengembangan industri bernilai tambah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perlindungan lingkungan agar peluang pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Rektor ULM Terima IKA UNAIR Kalsel, Peluang Kolaborasi Pendidikan Mengemuka

Dua Mesin Rusak Saat Tangani Karhutla, Relawan BPK Banjar Terima Bantuan