Lansia Kelompok Rentan, Panti Budi Sejahtera Siapkan Oksigen Konsentrator Hadapi Kabut Asap
in , ,

Lansia Kelompok Rentan, Panti Budi Sejahtera Siapkan Oksigen Konsentrator Hadapi Kabut Asap

Lansia Kelompok Rentan, Panti Budi Sejahtera Siapkan Oksigen Konsentrator Hadapi Kabut Asap

Banua Tv, Banjarbaru – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian serius bagi kelompok lanjut usia. Untuk mengantisipasi dampak gangguan pernapasan, Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera memperkuat kesiapsiagaan dengan menyiapkan oksigen konsentrator, masker, hingga pembatasan aktivitas penghuni di luar ruangan.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap para klien lansia, khususnya mereka yang memiliki riwayat gangguan pada saluran pernapasan.

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera, Hairun Nisa, mengatakan pihaknya menerima bantuan dua unit oksigen konsentrator beserta masker dari UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan.

Bantuan tersebut menjadi tambahan penting bagi kesiapan pelayanan kesehatan di lingkungan panti yang sebelumnya hanya memiliki tabung oksigen konvensional.

“Selama ini panti hanya memiliki tabung oksigen biasa. Hari ini kami mendapatkan dua unit oksigen konsentrator yang nantinya akan dibagikan, satu untuk panti lansia di Martapura dan satu lagi untuk di Landasan Ulin,” ujar Hairun Nisa, Banjarbaru, Rabu (26/8/2026).

Keberadaan oksigen konsentrator diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan apabila terdapat penghuni panti yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Sejauh ini, pihak panti belum menemukan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA berat. Meski demikian, sejumlah lansia diketahui memiliki riwayat gangguan pernapasan sehingga langkah pencegahan tetap diperketat.

“Kalau ISPA parah mungkin tidak. Ada beberapa orang yang memang memiliki riwayat gangguan saluran pernapasan. Jadi kami antisipasi untuk semua klien dengan membagikan masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” jelasnya.

Selain penggunaan masker, aktivitas para lansia di luar wisma juga mulai dibatasi. Apabila kondisi asap semakin tebal, penghuni panti diarahkan untuk tetap berada di dalam ruangan agar risiko paparan asap dapat diminimalkan.

“Kegiatan yang harus dilakukan di luar ruangan kami tiadakan sementara. Kalau asapnya tebal, mereka disarankan berada di dalam wisma saja,” katanya.

Pencegahan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kondisi kualitas udara dan kesehatan para penghuni. Pihak panti juga menyiapkan langkah penanganan apabila kondisi kesehatan lansia memburuk.

“Pencegahan tetap kami lakukan, kemudian kami juga menyiapkan pengobatannya apabila kondisi bertambah parah. Hari ini para klien juga tetap diberikan edukasi oleh teman-teman dari UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan,” pungkasnya.

Dengan tambahan oksigen konsentrator dan penguatan langkah pencegahan, PPRSLU Budi Sejahtera berharap para lansia tetap mendapatkan perlindungan maksimal di tengah ancaman kabut asap akibat karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Tak Hanya Berkegiatan di Kantor, Pustakawan Kalsel Didorong Turun ke Desa

Empat Wilayah Kalsel Berstatus Sedang, Banjar Catat Indeks Tertinggi