Labkesda Kalsel Percepat Deteksi TB, PCR dan Kultur MGIT Jadi Andalan
in , ,

Labkesda Kalsel Percepat Deteksi TB, PCR dan Kultur MGIT Jadi Andalan

Labkesda Kalsel Percepat Deteksi TB, PCR dan Kultur MGIT Jadi Andalan

Banua Tv,Banjarmasin – Kecepatan diagnosis menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan Tuberkulosis (TB). Untuk mendukung proses tersebut, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat layanan pemeriksaan melalui PCR TB dan Kultur MGIT.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kedua pemeriksaan tersebut digunakan untuk membantu memastikan keberadaan bakteri penyebab TB secara lebih cepat dan akurat, termasuk mendukung deteksi kemungkinan TB resistan obat (TB-RO).

Kepala Labkesda Provinsi Kalimantan Selatan, Arlan Prabowo, mengatakan semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan.

“Dalam penanganan TB, waktu sangat berharga. Semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan sembuh tanpa mengalami komplikasi,” ujar Arlan di Banjarmasin, Selasa (1/9/2026).

Arlan menjelaskan, PCR TB digunakan untuk mendeteksi DNA bakteri penyebab TB dengan cepat. Sementara Kultur MGIT merupakan pemeriksaan kultur dengan sensitivitas tinggi untuk membantu memastikan keberadaan bakteri.

“Kami menyediakan pemeriksaan PCR TB untuk deteksi secara cepat dan Kultur MGIT untuk pemeriksaan yang lebih sensitif dan akurat. Keduanya dapat membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai, termasuk dalam mendeteksi potensi TB resistan obat,” jelasnya.

Penguatan layanan pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari dukungan Labkesda Kalsel terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat penemuan kasus dan pengendalian TB.

Pemeriksaan laboratorium yang mendukung diagnosis secara cepat dan akurat diharapkan dapat membantu tenaga medis memperoleh informasi yang diperlukan dalam menentukan penanganan terhadap pasien.

Labkesda Kalsel menempatkan layanan pemeriksaan laboratorium sebagai salah satu bagian dalam mendukung upaya penanggulangan TB di daerah.

“Kami siap mendukung upaya penanggulangan TB melalui layanan pemeriksaan laboratorium yang cepat, tepat dan berkualitas,” pungkasnya.

Penguatan pemeriksaan PCR TB dan Kultur MGIT diharapkan dapat mendukung proses penemuan kasus secara lebih optimal sekaligus membantu mendeteksi kemungkinan resistansi obat, sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi pasien.

Tinggalkan Balasan

Mahasiswa ULM Didorong Jadi Mitra Edukasi Pencegahan Karhutla di Kalsel

Labkesda Kalsel Targetkan Skrining SHK untuk 48 Ribu Bayi pada 2026