Kerja Sama Publikasi Pemkot Banjarbaru Beralih ke E-Katalog
BANUA TV, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mulai melakukan transformasi digital dalam mekanisme kerja sama publikasi dengan perusahaan media massa. Ke depan, proses pengadaan jasa publikasi di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru akan menggunakan sistem e-purchasing melalui Katalog Elektronik atau E-Katalog.


Perubahan tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam pertemuan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru bersama puluhan perwakilan perusahaan media massa.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada para mitra media mengenai perubahan mekanisme pengadaan barang dan jasa yang kini diarahkan menggunakan sistem digital.
Kepala Diskominfo Kota Banjarbaru, Muhammad Agus Adrian menjelaskan bahwa perubahan mekanisme tersebut merupakan bagian dari tuntutan regulasi sekaligus upaya menyesuaikan sistem kerja pemerintahan dengan perkembangan teknologi.
Menurutnya, mekanisme pengadaan secara konvensional sebelumnya membutuhkan proses administrasi yang cukup panjang, mulai dari pengajuan dokumen, verifikasi manual hingga proses pencairan.
“Pertemuan ini sangat penting karena sudah menjadi kewajiban kami di Diskominfo untuk menyampaikan kepada seluruh mitra kerja terkait perubahan bentuk kerja sama ini. Dengan E-Katalog, proses administrasi yang tadinya panjang akan dipangkas, sehingga proses penyelesaian kontrak pengadaan publikasi bisa menjadi jauh lebih cepat,” ujar Agus.
Melalui penerapan sistem e-purchasing, proses pengadaan jasa publikasi nantinya dilakukan secara elektronik melalui platform Katalog Elektronik atau Toko Daring yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Dengan demikian, perusahaan media yang menjalin kerja sama publikasi dengan Pemerintah Kota Banjarbaru perlu menyesuaikan mekanisme administrasi sesuai sistem yang berlaku.
Selain diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan, penerapan E-Katalog juga menjadi langkah untuk menciptakan mekanisme kerja sama yang lebih tertib, transparan dan akuntabel.
Pertemuan antara Diskominfo Banjarbaru dan perusahaan media tersebut tidak hanya membahas perubahan sistem kerja sama publikasi. Forum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan insan pers.
Pemerintah Kota Banjarbaru berharap hubungan kemitraan dengan media tetap berjalan baik di tengah perubahan mekanisme pengadaan yang dilakukan.
Salah satu perwakilan media massa, Toto menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengakomodir kerja sama publikasi dengan penyesuaian terhadap ketentuan yang berlaku.
“kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengakomodir kerja sama publikasi, termasuk penyesuaian mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Toto.
Selain membahas keberlanjutan kerja sama publikasi, pertemuan tersebut juga membicarakan rencana pemindahan dan pembenahan fasilitas ruang pers atau pressroom bagi wartawan yang bertugas di Banjarbaru.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari kalangan media. Menurut Toto, keberadaan Gedung Pers yang representatif dapat menjadi ruang bersama bagi insan pers sekaligus mendukung hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan media massa.
Dengan transformasi sistem pengadaan menuju E-Katalog, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kerja sama publikasi dengan perusahaan media dapat berjalan lebih efektif, efisien, transparan, serta tetap mendukung penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.


