KalPhyCo 2026 Jadi Motor Lahirnya SDM Unggul di Bidang Sains
Banua Tv,Banjarbaru – Komitmen membangun sumber daya manusia unggul di bidang sains terus diperkuat di Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui ajang Kalimantan’s Physics Competition (KalPhyCo) 2026 yang dinilai menjadi ruang strategis dalam mencetak generasi muda berdaya saing di bidang fisika.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kompetisi yang digelar oleh Program Studi Fisika, Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tersebut.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Galuh Tantri Narindra, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan investasi penting dalam peningkatan kualitas SDM berbasis ilmu pengetahuan.
“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Program Studi Fisika Fakultas MIPA ULM atas penyelenggaraan Kalimantan’s Physics Competition 2026 yang menghadirkan berbagai rangkaian lomba, mulai dari karya tulis ilmiah, olimpiade fisika, lomba roket air, video animasi, hingga poster studi kasus,” ujarnya di Banjarabaru, Jumat (24/4/2026).
Selama dua dekade pelaksanaannya sejak 2006, KalPhyCo dinilai konsisten menjadi motor penggerak literasi sains di Banua. Ajang ini juga membuka ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan aplikatif.
“Saya bangga dengan konsistensi Fakultas MIPA ULM yang telah menyelenggarakan KalPhyCo ini sejak tahun 2006. Artinya, selama 20 tahun, program ini telah memperluas pengetahuan masyarakat Banua serta memicu lahirnya SDM-SDM unggulan,” tambahnya.

Keberlanjutan KalPhyCo dinilai selaras dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas manusia yang unggul, berbudaya, dan berakhlak.
“Kami berharap Kalimantan’s Physics Competition ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai wadah mencetak generasi calon sarjana fisika yang unggul dan berkualitas,” ungkapnya.
Selain itu, peran perguruan tinggi juga ditekankan sebagai pilar penting dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah melalui lulusan yang adaptif dan mampu mengimplementasikan ilmu di berbagai sektor strategis.
“Provinsi Kalimantan Selatan membutuhkan lulusan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing, serta mampu mengaplikasikan ilmunya di sektor-sektor strategis. Kami berharap Fakultas MIPA ULM dapat terus menjaring generasi muda berbakat melalui kompetisi ini,” tutupnya.
Melalui KalPhyCo 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan Banua.


