Kabut Asap Kepung Kawasan Panti, PPRSAR Mulia Satria Perketat Perlindungan Klien
Banua Tv,Banjarbaru – Kabut asap yang kembali menyelimuti kawasan sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor mendorong Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria Kalimantan Selatan memperketat langkah perlindungan bagi anak dan remaja binaan.


Lokasi PPRSAR Mulia Satria yang berada di seberang kawasan runway Bandara Internasional Syamsudin Noor membuat lingkungan panti turut merasakan dampak paparan kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Banjarbaru.
Meski kondisi udara terdampak, pelayanan, pendidikan, dan pembinaan bagi anak dan remaja binaan tetap berjalan. Namun, pengelola panti meningkatkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Kepala PPRSAR Mulia Satria Kalsel, Sacik Kartikowati, mengatakan pihaknya telah membagikan masker kepada seluruh klien serta terus mengingatkan pentingnya penggunaan masker, terutama saat berada di luar ruangan.
“Untuk mitigasi, kami membagikan masker dan terus mengingatkan klien agar konsisten menggunakannya, terutama pada pagi hari saat berangkat sekolah maupun ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujar Sacik, Banjarbaru, Jumat (21/8/2026).
Penggunaan masker juga menjadi perhatian ketika para klien mengikuti kegiatan di luar ruangan, termasuk apel pagi maupun aktivitas rutin lainnya.
Menurut Sacik, dengan kondisi kabut asap yang terjadi saat ini, pihaknya lebih memprioritaskan kesehatan dan keselamatan anak serta remaja binaan agar seluruh proses pelayanan dan pembinaan tetap dapat berlangsung dengan aman.
Seluruh rangkaian perlombaan yang sebelumnya dilaksanakan bagi klien panti juga telah selesai, sehingga pengelola kini dapat lebih fokus melakukan langkah antisipasi terhadap dampak paparan asap.
Selain membagikan masker, PPRSAR Mulia Satria turut berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk layanan kesehatan klinik dan UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya gangguan kesehatan, terutama mengingat kawasan sekitar panti juga termasuk wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan berdasarkan pemetaan risiko InaRISK.
Sacik juga mengimbau seluruh klien untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengalami keluhan kesehatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan anak dan remaja binaan tetap mendapatkan perlindungan di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kabut asap, tanpa menghentikan proses pendidikan dan pembinaan yang menjadi bagian dari pelayanan PPRSAR Mulia Satria.


