Jalan Veteran Sungai Lulut Ambles, PUPR Kalsel Siapkan Penutupan Sementara Demi Perbaikan Total
in , , , ,

Jalan Veteran Sungai Lulut Ambles, PUPR Kalsel Siapkan Penutupan Sementara Demi Perbaikan Total

Jalan Veteran Sungai Lulut Ambles, PUPR Kalsel Siapkan Penutupan Sementara Demi Perbaikan Total

Banua Tv,Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak hanya fokus menangani kerusakan darurat pada Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, tetapi juga menyiapkan solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Sebagai langkah awal, PUPR Kalsel tengah berkoordinasi dengan Forum Lalu Lintas terkait kemungkinan penutupan sementara ruas jalan selama proses perbaikan berlangsung. Kebijakan tersebut dipertimbangkan agar pekerjaan dapat dilakukan secara maksimal sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan.

“Kami lagi berkoordinasi dengan teman-teman di Forum Lalu Lintas. Kalau bisa, selama penanganan jalan itu ditutup dulu sementara supaya kami bisa bekerja secara komprehensif dan penuh, tidak terganggu lalu lintas, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan,” kata Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, di Banjarbaru, Rabu (15/7/2026).

Apabila penutupan diberlakukan, masyarakat diarahkan menggunakan Jalan Rahayu sebagai jalur alternatif.

Penanganan darurat sendiri telah dimulai sejak Selasa (14/7) melalui pemasangan rambu peringatan, traffic cone, dan barrier di sekitar lokasi. Tim Bidang Bina Marga bersama konsultan teknis juga telah melakukan pemeriksaan lapangan untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan.

Dari hasil pengamatan sementara, badan jalan mengalami penurunan akibat gerusan di tepi sungai yang mengurangi daya dukung tanah di bawah konstruksi jalan.

“Dari hasil pengamatan memang terjadi lagi gerusan di lokasi tersebut sehingga menyebabkan penurunan badan jalan. Akibatnya jalan retak dan kemudian ambles,” ucapnya.

Sebagai langkah penanganan awal, PUPR akan membongkar bagian jalan yang rusak, memasang cerucuk galam sebagai penguat tanah, kemudian memasang geotekstil sebelum dilakukan penimbunan secara bertahap. Pengaspalan baru akan dilakukan setelah kondisi tanah dipastikan benar-benar stabil.

“Kami tidak bisa langsung mengaspal. Timbunan dipasang bertahap agar penurunannya bisa dipantau. Setelah benar-benar stabil baru dilakukan pengaspalan,” jelasnya.

PUPR memperkirakan proses penanganan hingga ruas jalan kembali dapat difungsikan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu hingga satu bulan.

Menurut Yasin, kerusakan di Jalan Veteran bukan kasus pertama. Kondisi serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Jalan Martapura Lama pada 2024 serta kawasan Lampihong, Kabupaten Balangan.

Ia menjelaskan, ruas jalan yang berada di bantaran sungai memiliki karakteristik tanah yang rentan mengalami penurunan saat musim kemarau. Ketika tanah yang sebelumnya jenuh air mulai mengering, daya ikat antarpartikel tanah melemah sehingga lebih mudah turun saat menerima beban kendaraan.

“Polanya seperti itu. Jalan berada di pinggir sungai, tanah mulai mengering saat musim kemarau, kemudian dibebani kendaraan sehingga akhirnya longsor,” ujarnya.

Selama ini, penanganan yang dilakukan masih bersifat sementara melalui overlay perkerasan dan perbaikan lapis pondasi agregat agar jalan tetap dapat dilalui masyarakat. Namun, metode tersebut dinilai belum mampu mengatasi penyebab utama penurunan tanah.

Karena itu, PUPR Kalsel telah mengkaji penanganan permanen menggunakan sistem pile slab maupun dinding penahan tanah (DPT). Pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti padatnya permukiman di bantaran sungai, terbatasnya ruang kerja, tingginya volume lalu lintas, hingga sulitnya mobilisasi alat berat.

Sebagai dasar penyusunan solusi jangka panjang, PUPR akan melaksanakan inspeksi teknis dan investigasi geoteknik yang mencakup survei visual, pemetaan retakan, pengujian struktur perkerasan, serta penyelidikan kondisi tanah.

“Hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar penentuan metode penanganan permanen, termasuk kemungkinan penggunaan geotekstil, geogrid, sheet pile, bronjong, maupun dinding penahan tanah sesuai hasil analisis,” ungkapnya.

Sambil menunggu keputusan terkait penutupan jalan dan pelaksanaan perbaikan, PUPR Kalsel mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalan Veteran serta mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

DPRD Kapuas Apresiasi Kesiapsiagaan Pemkab Hadapi Karhutla

Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Strategi 5E untuk Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas