Guru SMAN 1 Danau Panggang Juarai Lomba Karya Inovatif BTIKP Kalsel 2026
Banua Tv,Banjarmasin – Guru SMAN 1 Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rizqi Annisa, berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih juara pertama pada Lomba Karya Inovatif (LKI) 2026 yang diselenggarakan Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

Prestasi tersebut diraih berkat inovasi pembelajaran berbasis coding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar seni musik menjadi lebih menarik dan interaktif.
Dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut, Rizqi mempersembahkan karya berjudul “AvaTune: The Legend of Harmony’s Savior”, sebuah media pembelajaran digital yang mengangkat materi pengenalan jenis-jenis alat musik berdasarkan fungsinya.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat menghadirkan metode pembelajaran yang lebih kreatif sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan.
Usai menerima penghargaan, Rizqi mengaku tidak menyangka mampu meraih posisi tertinggi di antara para peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
“Alhamdulillah sekali, saya sungguh tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Saya senang sekali rasanya dapat bertemu dengan teman-teman dari seluruh kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan. Di sini saya berbagi pengalaman, ide, dan juga melihat karya-karya inovasi yang sangat luar biasa,” ujar Rizqi saat ditemui usai pengumuman pemenang lomba tersebut, Banjarmasin, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, ajang yang digelar BTIKP menjadi ruang yang sangat penting bagi para pendidik untuk terus mengembangkan kreativitas, bertukar gagasan, sekaligus mengikuti perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
Ia berharap kompetisi serupa dapat terus diselenggarakan sehingga semakin banyak guru terdorong menciptakan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi peserta didik.
“Saya harap inovasi saya bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman guru di seluruh Indonesia, terutama yang ada di Kalimantan Selatan. Teknologi terus berkembang, tapi saya yakin untuk menghadirkan inovasi yang terbaik dan memberikan pembelajaran yang terbaik tidak akan pernah tergantikan,” pungkasnya.
Keberhasilan Rizqi Annisa diharapkan menjadi motivasi bagi para guru di Kalimantan Selatan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran kreatif yang memanfaatkan teknologi digital tanpa meninggalkan kualitas interaksi antara guru dan peserta didik.


