Geopark Meratus Perkuat Empat Pilar Pengembangan Demi Hadapi Revalidasi UNESCO 2028
in , ,

Geopark Meratus Perkuat Empat Pilar Pengembangan Demi Hadapi Revalidasi UNESCO 2028

Geopark Meratus Perkuat Empat Pilar Pengembangan Demi Hadapi Revalidasi UNESCO 2028

Banua Tv,Banjarbaru – Badan Pengelola Geopark Meratus memantapkan strategi menghadapi proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2028 dengan memperkuat penyusunan Rencana Induk (Master Plan) berbasis empat pilar pengembangan, yakni konservasi, edukasi, ekonomi berkelanjutan, dan sarana pengelolaan.

~ Advertisements ~

Empat pilar tersebut menjadi fondasi utama dalam menyusun arah pengembangan Geopark Meratus agar lebih terintegrasi, berkelanjutan, serta mampu memenuhi standar UNESCO sebagai kawasan warisan dunia.

Komitmen tersebut dipaparkan dalam kegiatan ekspose penyusunan Rencana Induk Geopark Meratus yang berlangsung di Ruang Syahrir, Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).

Dalam rancangan yang dipresentasikan, aspek konservasi diarahkan pada perlindungan warisan geologi, keanekaragaman hayati, serta kekayaan budaya, termasuk penguatan adaptasi terhadap perubahan iklim dan mitigasi bencana.

Sementara itu, sektor edukasi difokuskan pada peningkatan kegiatan penelitian, pengembangan ilmu kebumian, serta pemberdayaan masyarakat agar memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai pentingnya menjaga kekayaan alam dan budaya kawasan Geopark Meratus.

Di sisi lain, pengembangan ekonomi berkelanjutan diarahkan untuk memperkuat produk lokal, geowisata, dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat yang tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan.

Sedangkan pilar sarana pengelolaan menitikberatkan pada peningkatan koordinasi, tata kelola kawasan, pemantauan, hingga evaluasi agar seluruh program berjalan efektif sesuai standar UNESCO.

Tenaga Ahli Teknis Perencanaan dan Culturediversity Badan Pengelola Geopark Meratus UNESCO Global Geopark, Resita Rahmitiasari, menegaskan bahwa empat pilar tersebut menjadi strategi utama dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan kawasan.

“Empat pilar pengembangan menjadi fondasi dalam pengelolaan Geopark Meratus. Melalui konservasi, edukasi, ekonomi berkelanjutan, dan tata kelola yang baik, kami ingin memastikan seluruh program berjalan sesuai standar UNESCO Global Geopark,” ujar perwakilan Badan Pengelola Geopark Meratus.

Ia menambahkan, penyempurnaan Rencana Induk akan menjadi pedoman bersama seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan program pengembangan Geopark Meratus secara terpadu.

“Rencana Induk ini akan menjadi pedoman bersama bagi seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan Geopark Meratus semakin terarah, kolaboratif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian warisan geologi, hayati, dan budaya,” tambahnya.

Melalui penyempurnaan master plan tersebut, Badan Pengelola Geopark Meratus optimistis seluruh program pengembangan dapat berjalan lebih terarah sekaligus memperkuat posisi Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark saat menghadapi proses revalidasi pada 2028.

Tinggalkan Balasan

BRIDA Kalsel Usulkan Kebun Raya Banua Jadi Miniatur Geopark Meratus dan Pusat Edukasi UNESCO

Menaker Dorong Ekosistem Ketenagakerjaan Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja