Gebyar Pendidikan Kesetaraan Jadi Momentum Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Banjar
Banua Tv,Banjar – Pemerintah Kabupaten Banjar memanfaatkan ajang Gebyar Pendidikan Kesetaraan 2026 sebagai langkah strategis untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Kegiatan yang digelar di Martapura ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga sarana kampanye pentingnya pendidikan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan memiliki peran vital dalam memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal.
βPemerintah daerah terus berkomitmen menurunkan angka ATS melalui berbagai strategi, di antaranya memperkuat peran pendidikan kesetaraan sebagai alternatif utama bagi anak putus sekolah, meningkatkan pendataan secara berkelanjutan, memperluas akses layanan PKBM serta mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, desa dan masyarakat,β tegasnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif Dinas Pendidikan, PKBM, tutor, serta peserta didik yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan kesetaraan kini tidak hanya soal ijazah, tetapi juga mampu melahirkan kreativitas dan keterampilan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan menghadirkan berbagai lomba dan pameran karya dari satuan pendidikan nonformal. Beragam produk kreatif ditampilkan, mulai dari kuliner hingga hasil karya inovatif peserta didik.
Sekretaris Dinas Pendidikan Banjar, Trisnohadi Harimurti, menyebutkan rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari dengan berbagai kompetisi yang melibatkan peserta didik dan tutor.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran pendidikan kesetaraan dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.


