Dr. Iwan Aflanie Terpilih Jadi Rektor ULM, Siap Perkuat Tata Kelola Kampus
Banua Tv, Banjarmasin — Dr. Iwan Aflanie resmi ditetapkan sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan untuk masa jabatan 2026–2030.


Penetapan tersebut dilakukan melalui proses pemilihan yang berlangsung lancar. Setelah terpilih, Dr. Iwan menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang diberikan civitas akademika ULM.
Dalam mengawali kepemimpinannya, Dr. Iwan menyebut silaturahmi dan rekonsiliasi dengan seluruh unsur di lingkungan kampus menjadi hal penting yang perlu dilakukan.
Ia menilai komunikasi serta kerja sama yang harmonis antarelemen menjadi salah satu kunci untuk mendorong kemajuan ULM. Hal tersebut, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kepentingan universitas, tetapi juga kontribusi ULM bagi Kalimantan Selatan dan tingkat nasional.
Dalam hal tata kelola, Dr. Iwan menyatakan komitmennya untuk menjalankan prinsip Good University Governance secara konsisten.
“Prinsip ini mencakup transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta keadilan guna memastikan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Sementara itu, terkait relasi dengan kandidat rektor lainnya setelah proses pemilihan, Dr. Iwan memastikan hubungan antarkandidat tetap terjaga.
Ia mengatakan seluruh calon memiliki komitmen untuk saling mendukung serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
Menurutnya, keakraban dan keharmonisan di antara para kandidat tetap berlangsung dengan baik selama seluruh rangkaian pemilihan.
Raih 59 Suara
Dalam pemilihan tersebut, Dr. Iwan Aflanie memperoleh 59 suara. Sementara itu, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri meraih 32 suara dan Dr. Rusmasyah mendapatkan 1 suara.
Pemilihan berlangsung dalam rapat senat terbuka yang dihadiri 60 anggota senat. Selain suara anggota senat, terdapat pula 35 persen suara dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang setara dengan 32 suara.
Ketua Senat ULM, Prof. Dr. Lutfi, mengatakan seluruh tahapan pemilihan Rektor ULM periode 2026–2030 berjalan lancar hingga proses penetapan hasil.

Ketua Senat ULM, Prof. Dr. Lutfi saat diwawancara
“Alhamdulillah berjalan lancar pada rapat senat yang dihadiri 60 orang anggota dan perwakilan Kementerian Diktisaintek,” kata Lutfi.
Dari hasil pemungutan suara tersebut, Dr. Iwan Aflanie memperoleh 59 suara, Prof. Ahmad 32 suara, sedangkan Dr. Rusmansyah memperoleh 1 suara.
“Jadi pemilihannya hanya satu putaran, dan Dr Iwan Aflanie ditetapkan sebagai calon Rektor ULM periode 2026-2030,” jelasnya didampingi Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Prof Efrani.
Setelah proses pemilihan selesai, tahapan berikutnya akan diarahkan pada pelaksanaan program kerja yang telah disusun oleh rektor terpilih.
“Kita akan membersamai rektor terpilih untuk memajukan ULM ke depan, agar lebih baik lagi,” ujar Lutfi.
Adapun pelantikan Rektor ULM dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di Jakarta.


