Dispora Kalsel Siapkan Lomba Kreativitas Pemuda Sambut Hari Jadi Kalsel dan HUT RI
Banua Tv,Banjarmasin – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan akan menggelar Lomba Kreativitas Pemuda Tingkat Provinsi Tahun 2026 pada 10–12 Agustus mendatang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ajang tersebut menjadi wadah bagi generasi muda Banua untuk menampilkan bakat, inovasi, dan kreativitas dalam berbagai bidang.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Budiono, mengatakan kompetisi tahun ini akan mempertandingkan enam cabang lomba yang dilaksanakan di beberapa lokasi.

“Enam kategori yang dilombakan meliputi vokal solo yang akan digelar di RRI Banjarmasin, kemudian lomba kuliner, fashion, desain grafis, dan kriya yang dipusatkan di SMKN 3 Banjarmasin, serta lomba pembuatan video pendek atau film yang dilaksanakan di Kantor Dispora Kalsel,” ujar Budiono, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menargetkan sekitar 100 hingga 120 peserta berusia 16–30 tahun yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Pendaftaran akan dibuka secara umum melalui tautan resmi yang dipublikasikan melalui media massa dan kanal informasi Dispora Kalsel.
Menurut Budiono, penyelenggaraan lomba tidak hanya bertujuan memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan dan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan daya saing.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan media bagi generasi muda Kalimantan Selatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Harapannya kreativitas yang dimiliki para pemuda dapat terus berkembang dan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan di masa depan,” katanya.

Terkait peluang pemenang mengikuti kompetisi tingkat nasional, Budiono mengungkapkan hingga kini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi fiskal pemerintah pusat turut memengaruhi pelaksanaan sejumlah program kepemudaan nasional, termasuk ajang Kreativitas Pemuda dan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih).
“Kami masih menunggu petunjuk teknis dari Kemenpora. Sampai saat ini belum ada kepastian apakah kegiatan tingkat nasional tetap dilaksanakan tahun ini karena adanya kebijakan efisiensi fiskal,” pungkasnya.
Melalui ajang ini, Dispora Kalsel berharap lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah melalui karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat.


