Dispar Kalsel Perkuat Pokdarwis dengan Inovasi Digital untuk Dongkrak Pariwisata Banua
in , ,

Dispar Kalsel Perkuat Pokdarwis dengan Inovasi Digital untuk Dongkrak Pariwisata Banua

Dispar Kalsel Perkuat Pokdarwis dengan Inovasi Digital untuk Dongkrak Pariwisata Banua

Banua Tv,HST– Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mendorong Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) agar mampu beradaptasi dengan perubahan tren pariwisata melalui pemanfaatan inovasi digital dan penguatan kearifan lokal. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata sekaligus memperkuat pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan.

~ Advertisements ~

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi Pariwisata di 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan Tahun 2026, yang untuk kali ini difokuskan bagi peserta dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Pelatihan yang digagas Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mengangkat tema “Penguatan Kapasitas Pokdarwis dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan, Inklusif, dan Berdaya Saing Melalui Inovasi Digital dan Kearifan Lokal.”

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Gusti Muhammad Yosalvina Yovanie, menegaskan bahwa Pokdarwis memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam memajukan pariwisata daerah, khususnya mendukung pengembangan situs Geopark Meratus.

“Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dan Masyarakat Sekitar merupakan Garda terdepan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata terutama situs Geopark Meratus yang ada di daerah Kalimantan Selatan. Di era persaingan yang semakin ketat, wisatawan tidak lagi hanya mencari destinasi yang indah atau terkenal. Mereka mencari pengalaman, makna, dan cerita,” ujar Yosalvina di Barabai, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, pengelolaan destinasi yang baik tidak hanya menghadirkan objek wisata yang menarik, tetapi juga mampu mengangkat nilai budaya lokal sehingga menciptakan pengalaman berkesan bagi wisatawan.

Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar kepariwisataan, pelayanan prima, pelestarian lingkungan, strategi promosi digital, hingga teknik mengemas potensi wisata agar lebih menarik dan kompetitif.

Yosalvina juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan sebagai ruang untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring antarpengelola destinasi wisata.

“Saya juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk berdiskusi, saling berbagi ide, belajar dari para narasumber yang sudah berpengalaman, dan tentu saja, menjalin jejaring yang bermanfaat untuk kemajuan pariwisata di daerah masing-masing,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Muhammad Ramadlan, serta menghadirkan sejumlah praktisi dan narasumber berpengalaman untuk memperkuat kompetensi para pengelola destinasi wisata di Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Lindungi Publik, Diskominfo Kalsel Tegaskan Verifikasi Dewan Pers Bukan Sekadar Formalitas

Resmi Jadi Bank Devisa, Bank Kalsel Siap Layani Transaksi Internasional Tanpa Perantara