Diskominfo Kalsel Dorong ASN Lebih Profesional Lewat Evaluasi dan Arsip Digital
in , ,

Diskominfo Kalsel Dorong ASN Lebih Profesional Lewat Evaluasi dan Arsip Digital

Diskominfo Kalsel Dorong ASN Lebih Profesional Lewat Evaluasi dan Arsip Digital

Banua Tv, Banjarmasin – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan profesionalisme aparatur melalui penguatan sistem kinerja dan tata kelola arsip. Hal ini diwujudkan melalui Sosialisasi Pengelolaan Arsip dan Penilaian Kinerja Pegawai yang digelar di Aula Diskominfo Kalsel, Banjarmasin.

~ Advertisements ~

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan birokrasi modern yang menuntut aparatur lebih tertib, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim melalui Sekretaris Dinas, Mashudi, menegaskan bahwa penguatan sistem evaluasi kinerja menjadi kunci dalam memastikan program berjalan sesuai target.

“Melalui evaluasi yang sistematis, setiap pegawai dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara terukur. Selain itu, penting juga menjaga keseimbangan antara pemberian sanksi (punishment) dan penghargaan (reward) sebagai bentuk motivasi bagi pegawai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, evaluasi dilakukan secara berjenjang mulai dari bulanan hingga tahunan, sehingga setiap capaian dapat dipantau secara menyeluruh. Tak hanya itu, pemberian penghargaan bagi pegawai berprestasi juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang kompetitif dan produktif.

Di sisi lain, pengembangan kompetensi ASN turut menjadi perhatian utama. Setiap pegawai diwajibkan memenuhi minimal 30 Jam Pelajaran (JP) per tahun sebagai bagian dari peningkatan Indeks Profesionalitas.

“Pengembangan kompetensi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing ASN, sekaligus mendukung penempatan pegawai sesuai dengan potensi dan kinerja yang dimiliki,” tambahnya.

Selain aspek kinerja, Diskominfo Kalsel juga menaruh fokus pada pembenahan sistem kearsipan. Seluruh bidang didorong untuk meningkatkan ketertiban administrasi, mulai dari pengelolaan SPJ hingga dokumentasi kegiatan.

Arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Dini Rahmadina, dalam pemaparannya menekankan pentingnya sistem kearsipan yang standar dan efisien sebagai fondasi tata kelola pemerintahan.

Mashudi juga menyoroti pentingnya transformasi menuju arsip digital agar pengelolaan data menjadi lebih cepat dan terintegrasi.

“Pengelolaan arsip yang baik tidak hanya mendukung kelancaran administrasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan yang akurat oleh pimpinan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kalsel berharap mampu menciptakan aparatur yang profesional serta sistem pemerintahan yang transparan dan berbasis data.

Tinggalkan Balasan

Pemprov Kalsel Gandeng Influencer, Strategi Baru Promosi Pariwisata di Era Digital

BPSDMD Kalsel Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif Lewat PKA 2026