Dari Karya Siswa ke Pasar, Disdikbud Kalsel Dorong SMK Cetak Wirausahawan Muda
Banua Tv,Banjarbaru – Kalsel Expo 2026 tidak hanya menjadi ruang promosi produk daerah, tetapi juga menjadi panggung bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengasah kemampuan berwirausaha.

Melalui ajang yang berlangsung di kawasan perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, pada 12–18 Agustus 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel menggandeng sejumlah SMK untuk memamerkan produk hasil kreativitas siswa.
Beragam karya ditampilkan, mulai dari produk kreatif hingga kuliner inovatif. Kehadiran produk tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuan siswa dalam menerapkan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan kejuruan.
Bagi Disdikbud Kalsel, keterlibatan siswa SMK dalam expo tidak berhenti pada kegiatan promosi. Pengalaman memproduksi, menampilkan hingga mengenalkan produk kepada masyarakat menjadi bagian dari proses membangun kreativitas dan mental kewirausahaan sejak di bangku sekolah.

Kepala Disdikbud Kalsel Abdul Rahim mengatakan, pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu siswa lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.
“Lewat kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memotivasi para pelajar agar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern yang dinamis,” ujar Abdul Rahim di Banjarbaru, Rabu (12/8/2026).
Menurut Abdul Rahim, pendidikan kejuruan memiliki tantangan yang semakin luas. Lulusan SMK tidak cukup hanya mengandalkan kompetensi teknis untuk mencari pekerjaan, tetapi juga perlu memiliki kreativitas dan kemampuan melihat peluang usaha.
Karena itu, pengalaman yang diperoleh siswa melalui kegiatan pameran dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan mereka pada dunia usaha. Siswa tidak hanya dituntut menghasilkan produk, tetapi juga belajar memahami bagaimana sebuah karya memiliki nilai ekonomi ketika ditawarkan kepada masyarakat.
Abdul Rahim berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga lulusan SMK di Kalimantan Selatan memiliki pilihan yang lebih luas setelah menyelesaikan pendidikan.

“Mudah-mudahan ke depannya SMK lebih maju lagi. Mudah-mudahan para pelajar SMK kita bisa memahami dan siap terjun ke lapangan untuk berusaha sendiri, tidak hanya mengikuti lapangan pekerjaan dari industri, tetapi juga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” tambahnya.
Dorongan tersebut sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus mengalami perubahan. Kompetensi, kreativitas, kemampuan beradaptasi dan keberanian menciptakan peluang menjadi modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan.
Melalui Kalsel Expo 2026, Disdikbud Kalsel berharap siswa SMK mendapatkan pengalaman langsung untuk memperkenalkan kemampuan mereka kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari proses membentuk lulusan yang tidak hanya siap bekerja di industri, tetapi juga mampu membangun usaha secara mandiri.
Dengan demikian, produk yang dipamerkan siswa bukan sekadar hasil karya sekolah, melainkan menjadi gambaran potensi generasi muda Kalsel untuk berkembang sebagai pelaku usaha dan pencipta lapangan pekerjaan di masa mendatang.


