Dandim 1006 Banjar Fokuskan Koperasi Merah Putih untuk Kesejahteraan Masyarakat Kecil
Banua Tv,Banjarbaru – Dukungan terhadap percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih terus diperkuat di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Kodim 1006 Banjar menegaskan kesiapan mendukung program nasional tersebut agar segera beroperasi dan memberi dampak langsung bagi masyarakat kecil.

Komitmen itu disampaikan Dandim 1006 Banjar, Letkol Inf. Bambang Prasetyo Prabujaya usai mengikuti peresmian Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Letkol Bambang, koperasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Karena itu, percepatan pembangunan koperasi dinilai harus segera diwujudkan di seluruh daerah.
“Ini sudah menjadi perintah untuk segera menyelesaikan pembangunan dan menyiapkan operasional koperasi yang ditargetkan berjalan sebelum 16 Agustus 2026,” kata Letkol Bambang.
Secara nasional, pemerintah menargetkan sekitar 30 ribu koperasi dapat mulai beroperasi sebelum pertengahan Agustus 2026. Untuk mendukung target tersebut, Kodim 1006 Banjar bersama jajaran ikut mengawal proses pembangunan di wilayahnya.
Di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, total koperasi yang ditargetkan dibangun mencapai sekitar 55 unit. Rinciannya, enam unit berada di Kota Banjarbaru dan 49 unit lainnya tersebar di Kabupaten Banjar.
Meski begitu, pembangunan koperasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan di lapangan agar seluruh target dapat tercapai maksimal.
“Secara keseluruhan pembangunan dilakukan bertahap agar seluruh target dapat tercapai dengan baik,” ucapnya.
Ia berharap keberadaan koperasi nantinya benar-benar mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kalangan bawah yang membutuhkan dukungan ekonomi nyata.
“Kami berharap koperasi ini memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat bawah. Keadilan itu jangan hanya menjadi semboyan atau tertulis dalam undang-undang, tetapi harus bisa diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya.


