Bukan Sekadar Perayaan, HAN 2026 Kotabaru Beri Ruang Anak Sampaikan Aspirasi
Banua Tv,Kotabaru – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Kotabaru tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang bagi anak untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menyampaikan aspirasi mengenai masa depan mereka.

Ratusan anak dari berbagai sekolah di Kotabaru hadir dalam peringatan HAN 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di Gedung Paris Barantai, Sabtu (8/8/2026).
Beragam pertunjukan seni dan kreativitas anak mewarnai kegiatan tersebut. Mulai dari tari Sanggar Intan Marikit, teater Sanggar Roman Kotabaru, hingga penampilan juara lomba bakisah Bahasa Banjar.
Tidak hanya tampil di atas panggung, anak-anak juga menunjukkan kemampuan melalui berbagai kompetisi, seperti lomba video edukatif, esai, inovasi anak, serta parade duta anak Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa anak memiliki ruang untuk mengembangkan potensi dan menyampaikan gagasan yang berkaitan dengan lingkungan tempat mereka tumbuh.
Kepala DP3AP2KB Kotabaru, Ir. Sri Sulistiyani, mengatakan peringatan HAN tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Menuju Kotabaru Hebat.”
Menurutnya, peringatan HAN menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat mengenai pemenuhan hak anak sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam pembangunan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang aman dan inspiratif bagi anak untuk berekspresi, berkreasi, dan menunjukkan potensi terbaiknya,” jelasnya.
Keterlibatan anak dalam pembangunan juga ditunjukkan melalui Forum Anak Daerah Kabupaten Kotabaru. Dalam kesempatan tersebut, forum itu menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.
Sejumlah hal yang disoroti antara lain pentingnya keterlibatan anak dalam pembangunan, pemenuhan akses pendidikan yang layak, serta terciptanya lingkungan yang aman bagi anak.
Aspirasi tersebut memperlihatkan bahwa pemenuhan hak anak tidak hanya berkaitan dengan perlindungan, tetapi juga bagaimana anak diberikan kesempatan untuk didengar dan dilibatkan dalam berbagai proses pembangunan daerah.
Bupati Kotabaru yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Akhmad Rajudinoor, S.H., M.H., mengatakan peringatan HAN menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjamin perlindungan serta pemenuhan hak anak.
“Anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, kita wajib memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, nyaman, serta terbebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perundungan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru, lanjutnya, terus mendorong terwujudnya Kabupaten Layak Anak melalui berbagai program. Di antaranya pengembangan sekolah ramah anak, pelayanan kesehatan ramah anak, serta penguatan peran keluarga dalam pola pengasuhan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru yang diwakili Ketua Bidang II, Siti Umi Fajriyah, menegaskan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga dan lindungi bersama, baik oleh keluarga, masyarakat, maupun pemerintah,” katanya.
Peringatan HAN 2026 di Kotabaru pun menjadi pengingat bahwa masa depan daerah tidak hanya dibangun melalui program pemerintah, tetapi juga melalui keberanian memberikan ruang kepada anak untuk tumbuh, berkarya, menyampaikan pendapat, dan berpartisipasi.
Kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, serta anak-anak sendiri diharapkan dapat memperkuat upaya menciptakan generasi Kotabaru yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan.


