ULM Dorong Mahasiswa Penerima Beasiswa Jadi Agen Perubahan, Ini Bekal yang Diperkuat
in , , , ,

ULM Dorong Mahasiswa Penerima Beasiswa Jadi Agen Perubahan, Ini Bekal yang Diperkuat

ULM Dorong Mahasiswa Penerima Beasiswa Jadi Agen Perubahan, Ini Bekal yang Diperkuat

Banua Tv,Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mendorong mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi untuk membangun mentalitas juang, meningkatkan prestasi akademik, serta mengembangkan kemandirian sebagai bekal menjadi agen perubahan melalui pendidikan.

Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembinaan Peningkatan Prestasi Akademik Mahasiswa Penerima KIP Kuliah dan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi yang berlangsung di Gedung Pascasarjana ULM. Kegiatan bertema “Membangun Mentalitas Juang dan Kemandirian Akademik Mahasiswa Penerima Beasiswa” ini merupakan bagian dari upaya kampus mendukung keberhasilan studi sekaligus memperkuat karakter mahasiswa.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ULM, Dr. Muhamad Rusmin Nuryadin, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan memperoleh bantuan pendidikan untuk mencapai prestasi terbaik.

Program KIP Kuliah dan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari beragam latar belakang. Penerimanya mencakup mahasiswa dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Papua, Nias, keluarga pekerja migran Indonesia, hingga mahasiswa dari Malaysia.

Menurut Rusmin, kesempatan menempuh pendidikan tinggi perlu diiringi dengan kepercayaan diri, semangat berjuang, dan kesungguhan dalam menjalani perkuliahan. Mahasiswa penerima beasiswa juga diharapkan tidak merasa rendah diri, melainkan menjadikan bantuan pendidikan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan meraih masa depan yang lebih baik.

Selain mengejar capaian akademik, mahasiswa didorong untuk memperkuat karakter dan integritas serta mengembangkan kemampuan nonakademik. Bekal tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Rojiha, M.Psi., Psikolog, konselor dan psikolog sekolah yang menjabat sebagai Head of Department Personal Development. Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami pentingnya pengembangan diri, menjaga kesehatan mental, dan meningkatkan kemampuan beradaptasi selama menjalani kehidupan kampus.

Mahasiswa juga didorong untuk mengenali potensi diri dan membangun pola pikir positif. Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan akademik sekaligus membantu mahasiswa berkembang secara personal.

Melalui pembinaan ini, ULM berharap mahasiswa penerima KIP Kuliah dan Beasiswa Afirmasi dapat mempertahankan prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta tumbuh menjadi lulusan yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

Upaya tersebut sekaligus memperkuat komitmen ULM dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan suportif. Dengan dukungan pendidikan yang disertai pengembangan karakter dan potensi diri, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan belajar secara optimal dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Banjarbaru Tak Sekadar Kejar Penghargaan, Kesetaraan Gender Harus Dirasakan Warga

Angkat Demensia dan Beban Pengasuhan, Film Mahasiswa ULM Kembali Tembus Final Nasional