Dispora Kalsel Raih 66 Medali hingga September, Targetkan 198 Medali pada 2026
Banua Tv, Banjarbaru – Kontingen olahraga Kalimantan Selatan yang difasilitasi melalui program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) telah mengumpulkan 66 medali dari berbagai kejuaraan nasional (Kejurnas) dan turnamen terbuka hingga September 2026. Capaian tersebut terdiri atas 24 emas, 20 perak, dan 22 perunggu.


Meski telah mengantongi puluhan medali, capaian tersebut masih berada di bawah indikator kinerja utama (IKU) Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel yang ditetapkan sekitar 198 medali pada 2026. Sejumlah cabang olahraga masih memiliki jadwal pertandingan hingga akhir tahun yang berpeluang menambah perolehan medali.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan, Rijal Hamid, mengatakan perolehan medali tersebut merupakan hasil keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan yang difasilitasi pemerintah daerah.
“Alhamdulillah untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora memfasilitasi Pelatda cabang olahraga yang ada di Kalimantan Selatan. Saat ini sudah menyumbangkan sebanyak 66 medali, terdiri dari 24 emas, 20 perak dan 22 perunggu,” ujar Rijal Hamid, Selasa (29/9/2026).
Rijal mengakui, perolehan medali hingga September masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan. Namun, Dispora Kalsel masih mengupayakan tambahan prestasi melalui kolaborasi dengan pengurus cabang olahraga (cabor), KONI, dan pihak terkait lainnya.
“Kami menyadari memang ini masih belum sesuai dengan target yang diinginkan. Tetapi kita akan tetap terus melakukan kolaborasi dengan cabang olahraga, Pemerintah Provinsi, KONI dan semua yang terkait untuk peningkatan prestasi dan medali Kalimantan Selatan ke depannya,” katanya.
Menurutnya, sisa kalender kejuaraan pada 2026 menjadi kesempatan bagi sejumlah cabor untuk menambah perolehan medali. Dispora akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengoptimalkan keikutsertaan atlet dalam pertandingan yang masih dijadwalkan.
“Harapan kami dengan sisa bulan menuju akhir tahun ini, ada beberapa cabang olahraga yang akan bisa menyumbangkan beberapa medali supaya IKU Dispora Kalimantan Selatan bisa tercapai,” tuturnya.
Upaya mengejar target medali juga dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Kondisi tersebut memengaruhi jumlah cabor dan atlet yang dapat difasilitasi untuk mengikuti kejuaraan.
Rijal menjelaskan, Dispora memprioritaskan cabor yang dinilai memiliki peluang menyumbangkan medali. Pada 2026, sekitar 200 atlet mendapatkan dukungan melalui anggaran program tersebut.
“Dengan efisiensi anggaran yang tersedia, akhirnya kita hanya bisa mengirimkan cabang olahraga yang memang prioritas untuk berangkat dan mendapatkan hasil medali,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah atlet yang diberangkatkan tidak secara otomatis menentukan jumlah medali yang diperoleh. Setiap cabor memiliki nomor pertandingan, tingkat persaingan, dan peluang meraih medali yang berbeda.
“Walaupun memang masih jauh dari standar, kita akan terus berupaya. Karena kalau kita mengirim 200 atlet, bukan berarti 200 atlet tersebut bisa mendapatkan medali,” pungkasnya.
Dispora Kalsel akan melanjutkan koordinasi dengan KONI dan pengurus cabor untuk mengoptimalkan sisa kejuaraan tahun ini. Tambahan medali dari pertandingan yang masih berlangsung menjadi salah satu upaya untuk mendekati target kinerja olahraga daerah pada 2026.


