PUPR Kalsel Perluas Pelatihan, Target 375 Tenaga Konstruksi Dikembangkan Setiap Tahun
Banua Tv, Banjarmasin – Penguatan kompetensi tenaga konstruksi di Kalimantan Selatan terus diperluas. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel menambah program bimbingan teknis (bimtek), pelatihan, hingga fasilitasi sertifikasi bagi tenaga ahli.


Melalui Bidang Bina Konstruksi, PUPR Kalsel akan melaksanakan dua kegiatan baru pada anggaran perubahan 2026, yakni Bimtek Ahli Perencanaan Tata Ruang dan Pelatihan Tenaga Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kepala PUPR Kalsel M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Bidang Bina Konstruksi Ihsan Riskiyandi mengatakan, penambahan kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pimpinan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.
“Kedua kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di aula Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, dengan target minimal 35 peserta untuk masing-masing kegiatan. Penjaringan peserta saat ini telah dilakukan,” kata Ihsan, Senin (21/9/2026).
Dua program baru tersebut menyasar bidang yang berkaitan dengan kebutuhan kompetensi tenaga konstruksi, yakni perencanaan tata ruang serta keselamatan dan kesehatan kerja.
Selain bimtek, PUPR Kalsel juga menggelar Pelatihan Tenaga Ahli K3 dengan materi yang lebih mendalam dibandingkan bimtek. Pelatihan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari dengan beban pembelajaran 24 jam pelajaran (JP).
Ihsan menjelaskan, pelatihan dan bimtek menjadi bagian dari upaya pemberdayaan tenaga konstruksi sekaligus penunjang pelaksanaan sertifikasi kompetensi.

Pada anggaran murni 2026, Bidang Bina Konstruksi PUPR Kalsel telah memfasilitasi 245 peserta untuk mengikuti berbagai kegiatan bimtek dan pelatihan.
Selain itu, fasilitasi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) tenaga ahli telah diberikan kepada 60 orang.
“Pada anggaran murni 2026, Bidang Bina Konstruksi telah memfasilitasi 245 peserta mengikuti kegiatan bimtek dan pelatihan. Sementara itu, fasilitasi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) tenaga ahli telah diberikan kepada 60 orang,” ungkapnya.
Dari 60 tenaga ahli yang memperoleh fasilitasi sertifikasi tersebut, sebanyak 20 orang berasal dari jabatan kerja arsitek dan 40 orang dari jabatan kerja ahli K3.
Sertifikasi tersebut mencakup jenjang tenaga ahli muda, madya, dan utama.
Secara keseluruhan, PUPR Kalsel menargetkan minimal 375 orang setiap tahun mengikuti kegiatan bimtek, pelatihan, maupun sertifikasi kompetensi.
Target tersebut mengacu pada arahan melalui surat edaran Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum. Dengan target tahunan tersebut, kebutuhan peserta selama lima tahun diperkirakan mencapai sekitar 1.875 orang.
Ihsan optimistis target tersebut dapat direalisasikan melalui dukungan Gubernur Kalimantan Selatan dan Kepala Dinas PUPR.
“Insya Allah, dengan dukungan besar dan sepenuhnya dari Pak Gubernur maupun Kepala Dinas, target tersebut bisa tercapai untuk Kalsel,” pungkasnya.


