Bukan Sekadar Gelar, Putra-Putri Pariwisata Kalsel 2026 Diberi Misi Promosikan Banua
Banua Tv,Banjarmasin – Gelar Putra-Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2026 membawa tugas lebih besar daripada sekadar menjadi pemenang sebuah ajang. Para finalis terpilih diharapkan menjadi wajah promosi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Banua hingga ke tingkat nasional maupun internasional.


Pesan tersebut mengemuka dalam malam Grand Final Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2026 yang diinisiasi Dinas Pariwisata Kalsel dan berlangsung di Banjarmasin, Sabtu (29/8/2026) malam.
Sebanyak 36 finalis dari berbagai kabupaten/kota mengikuti rangkaian ajang tersebut. Dari seluruh peserta, enam pasangan gelar kemudian ditetapkan untuk mengemban peran sebagai duta pariwisata sesuai bidang masing-masing.

Syarif Hidayat dari Kabupaten Barito Kuala terpilih sebagai Putra Pariwisata Kalimantan Selatan 2026. Sementara gelar Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2026 diraih Gusti Alam Puan Syabina dari jalur Audisi Umum.
Untuk kategori pariwisata ekonomi kreatif, gelar Putra Pariwisata Ekonomi Kreatif diraih Ahmad Rizani dari Kabupaten Kotabaru dan Putri Pariwisata Ekonomi Kreatif diraih Nur Alya Hanum dari Kabupaten Tapin.
Sementara gelar Putra Pariwisata Geopark Meratus diraih Akhmad Yusi dari Kabupaten Balangan dan Putri Pariwisata Geopark Meratus diraih Azra Amanda dari Kota Banjarmasin.
Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menegaskan, penghargaan yang diterima para pemenang harus dimaknai sebagai amanah untuk ikut membawa nama Banua melalui potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki.
“Pemilihan putra dan putri pariwisata adalah sebuah proses pembinaan dan gelar yang diberikan malam ini bukan hanya sebuah hadiah, tetapi merupakan sebuah tugas. Tugas untuk khususnya memperkenalkan destinasi budaya dan produk ekonomi kreatif Banua kita kepada masyarakat tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,” kata Hasnuryadi di Banjarmasin, Sabtu (29/8/2026) malam.
Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki modal besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Salah satu kekuatan tersebut adalah Geopark Meratus yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark.

Geopark Meratus memiliki 54 geositus yang tersebar dari kawasan hulu hingga hilir Pegunungan Meratus. Potensi tersebut menjadi bagian penting yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas.
Terlebih, status Geopark Meratus akan menghadapi proses revalidasi pada 2028. Karena itu, promosi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian kawasan.
“Semangat promosi ini sejalan dengan tema Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu ‘Tugul Maharagu Bagawi Laju, Banua Maju’. Mengusung filosofi Tugul Maharagu yang berarti giat memelihara, apa yang telah dirawat harus terus diperkenalkan secara luas,” tegasnya.
Hasnuryadi menilai, generasi muda memiliki posisi strategis dalam memperkenalkan potensi daerah. Pengalaman Putra-Putri Pariwisata Kalsel pada 2025 yang berhasil meraih gelar Putra dan Putri Pariwisata Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu bukti kemampuan generasi muda Banua bersaing di tingkat nasional.
“Kami dari jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel berharap para finalis yang terpilih maupun seluruh peserta yang berpartisipasi dapat terus mendedikasikan diri untuk kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif Banua tercinta,” tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Iwan Fitriady menekankan bahwa tanggung jawab para pemenang tidak berakhir setelah malam Grand Final.
Para duta tersebut diharapkan menjadi garda terdepan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi mengenai destinasi wisata, budaya, serta produk ekonomi kreatif Kalimantan Selatan.

“Harapan kami dari Dinas Pariwisata, mudah-mudahan Putra-Putri Pariwisata Kalsel tahun 2026 ini benar-benar bisa membantu, terutama terkait dengan mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Kalimantan Selatan,” ujar Iwan.
Karena itu, para finalis juga didorong untuk terus memperkaya pengetahuan dan wawasan mengenai pariwisata serta ekonomi kreatif. Kemampuan tersebut diperlukan agar mereka mampu menjadi representasi daerah dalam berbagai agenda promosi.
Ajang Putra-Putri Pariwisata Kalsel 2026 akhirnya tidak hanya menghasilkan nama-nama pemenang, tetapi juga menyiapkan generasi muda dengan tugas membawa potensi Banua keluar dari daerah.
Dari Geopark Meratus, destinasi wisata, kekayaan budaya hingga ekonomi kreatif, para duta tersebut diharapkan mampu mengemas dan memperkenalkannya melalui berbagai ruang promosi, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.


