Disdikbud Kalsel Percepat Transformasi Digital, Guru Berinovasi Lewat Konten Pembelajaran
in , , , ,

Disdikbud Kalsel Percepat Transformasi Digital, Guru Berinovasi Lewat Konten Pembelajaran

Disdikbud Kalsel Percepat Transformasi Digital, Guru Berinovasi Lewat Konten Pembelajaran

Banua Tv,Banjarmasin – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan transformasi pendidikan berbasis teknologi dengan menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran digital. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Karya Inovatif Pembuatan Konten Digital Pembelajaran jenjang SMA dan SMK Tahun 2026 yang digelar oleh UPTD Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Kalsel.

~ Advertisements ~

Ajang tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk menampilkan kreativitas dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis game edukasi, gamifikasi, hingga pemanfaatan teknologi digital yang dapat diterapkan melalui smart board di sekolah.

Kepala Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah peran guru dalam proses pembelajaran.

“Transformasi pendidikan di era digital menuntut guru beralih peran dari sekadar penyampai materi menjadi inovator pengalaman belajar abad ke-21,” tegas Abdul Rahim, Banjarmasin, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, teknologi hanyalah alat pendukung, sedangkan keberhasilan pembelajaran tetap bergantung pada kreativitas guru dalam merancang pengalaman belajar yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Lomba ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari yang terbaik, melainkan wadah berbagi praktik baik, saling menginspirasi, dan membangun budaya inovasi di kalangan guru,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, kategori SMA dimenangkan oleh Rizqi Annisa, S.Pd., dari SMAN 1 Danau Panggang melalui karya “AvaTune: The Legend of Harmony’s Savior” dengan nilai 278,4. Sementara kategori SMK diraih Redha Rizky Firdaus, S.T., dari SMKN 2 Amuntai melalui karya “Berpikir Komputasional: Meratus Adventure” dengan nilai tertinggi 369.

Disdikbud Kalsel berharap hasil karya para peserta tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi dapat dikembangkan menjadi bank konten digital yang dimanfaatkan seluruh SMA dan SMK di Kalimantan Selatan.

“Saya berharap ajang ini mampu melahirkan bank konten digital yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh SMA dan SMK di Kalimantan Selatan, sehingga transformasi pembelajaran digital terus berkembang menjadi gerakan bersama,” kata Abdul Rahim.

Sementara itu, perwakilan dewan juri dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen, Agus Ali Sriwartono, mengapresiasi kualitas karya yang ditampilkan para peserta.

“Lombanya keren, acaranya keren, finalisnya juga keren. Bahkan ada beberapa produk yang benar-benar di luar ekspektasi saya. Saya tidak menyangka guru-guru bisa menghasilkan karya sekeren ini,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan cakupan peserta yang lebih luas sehingga semakin banyak guru terdorong menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

“Harapannya ke depan semakin banyak event seperti ini, pesertanya semakin luas, dan jenjang yang dilibatkan juga bertambah. Ajang ini sangat baik untuk memfasilitasi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi masa kini agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal,” jelasnya.

Selain itu, Agus juga mengingatkan pentingnya riset sebelum mengembangkan produk digital agar media pembelajaran benar-benar sesuai dengan karakteristik peserta didik.

“Sebelum membuat sebuah produk, lakukan riset terlebih dahulu. Jika target penggunanya siswa kelas XI atau XII, pahami apa yang mereka sukai, mulai dari format media, visualisasi, desain, pilihan font hingga warna. Semuanya harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna agar produk benar-benar bermanfaat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Guru SMAN 1 Danau Panggang Juarai Lomba Karya Inovatif BTIKP Kalsel 2026

Tingkatkan Integritas ASN, BRIDA Kalsel Gelar Pembinaan Mental Bernuansa Alam