Pemprov Kalsel Perkuat Ekosistem Seni Lewat Workshop dan Pameran “Merajut Asa, Harmoni Warna”
Banua Tv,Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Workshop dan Pameran Seni Rupa bertajuk “Merajut Asa, Harmoni Warna” di Kampung Buku Sultan Adam, Banjarmasin, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin.
Dalam sambutannya, Rusma menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, seniman, komunitas kreatif, dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia juga menilai dukungan Program Dana Indonesiana Tahun 2026 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan ekosistem seni dan budaya.
Menurutnya, tema “Merajut Asa, Harmoni Warna” sangat relevan dengan kondisi masyarakat yang membutuhkan ruang kreativitas untuk memperkuat optimisme dan semangat kebersamaan.
“Kehidupan yang penuh dinamika membutuhkan ruang-ruang kreativitas agar masyarakat tetap optimis, saling menghargai, dan mampu melihat keberagaman sebagai kekuatan,” ujar Rusma.
Ia mengatakan karya seni tidak hanya menjadi media ekspresi, tetapi juga mampu mempererat persaudaraan, membangun harapan, serta memperkuat semangat masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.
Selain menjadi wadah apresiasi karya seni, workshop tersebut diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai generasi seniman untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan kreativitas.
“Dari forum seperti inilah akan lahir seniman-seniman baru yang kreatif, inovatif, dan mampu mengangkat identitas budaya Banua ke tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Banua di tingkat nasional maupun internasional.


