in ,

Menuju POPDA Kalsel 2026, Dispora Matangkan Tahapan Teknis dan Pendaftaran Atlet

Menuju POPDA Kalsel 2026, Dispora Matangkan Tahapan Teknis dan Pendaftaran Atlet

~ Advertisements ~

Banua Tv, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan Tahun 2026. 

Memasuki tahap krusial, proses kini berlanjut pada pembagian Technical Handbook (THB) serta tahapan entry by number dan entry by sport bagi seluruh kabupaten/kota.

Ajang olahraga pelajar terbesar di Banua ini dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 24 Mei 2026. Sebanyak empat cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni sepak bola, sepak takraw, bola voli, dan bola basket, yang diselaraskan dengan nomor pertandingan pada Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas) 2026.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz melalui Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan, Rijal Hamid menyampaikan bahwa distribusi THB kepada daerah mulai dilakukan sebagai pedoman teknis pelaksanaan.

“Persiapan POPDA kita sudah masuk tahap pembagian jadwal THB kepada masing-masing kabupaten/kota. Selanjutnya akan kita laksanakan entry by number dan entry by sport,” ujar Rijal Hamid di Banjarmasin, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem berbasis website yang telah disiapkan bersama tim IT. Tahapan entry by number dan entry by sport dibuka mulai 25 Maret hingga 8 April 2026.

“Setelah tahap itu selesai, akan dilanjutkan dengan entry by name yang dijadwalkan sekitar satu minggu setelahnya,” lanjutnya.

Untuk memastikan kelancaran proses, Dispora Kalsel telah menyiapkan sistem aplikasi yang dapat diakses oleh operator Dispora di masing-masing kabupaten/kota. Setiap daerah akan memperoleh ID khusus untuk melakukan input data peserta secara mandiri.

“Saat ini yang bisa mengakses adalah tim IT dari masing-masing Dispora kabupaten/kota. Mereka akan kami berikan ID untuk masuk ke sistem,” jelasnya.

Rijal menegaskan, penggunaan aplikasi tersebut bukan hal baru. Sistem ini telah digunakan selama dua tahun terakhir dan dinilai efektif mendukung pelaksanaan event olahraga pelajar di daerah.

“Berkaca dari pelaksanaan sebelumnya, aplikasi ini sudah kita gunakan kurang lebih dua tahun dan ini tahun ketiga. Alhamdulillah tidak ada kendala berarti, paling hanya kendala teknis seperti jaringan internet di daerah,” katanya.

Terkait persyaratan peserta, seluruh ketentuan telah dituangkan dalam THB masing-masing cabang olahraga, termasuk batas usia atlet.

“Atlet yang dapat didaftarkan maksimal kelahiran tahun 2009, dilengkapi dengan dokumen seperti akta kelahiran. Saat verifikasi keabsahan, peserta wajib membawa dokumen asli,” ungkapnya.

Selain itu, peserta juga diwajibkan memenuhi ketentuan domisili serta berstatus sebagai pelajar aktif di sekolah yang berada di wilayah kabupaten/kota yang diwakili.

Dengan seluruh tahapan yang berjalan sesuai rencana, Dispora Kalsel optimistis POPDA 2026 akan berlangsung lancar dan mampu melahirkan atlet-atlet pelajar potensial yang siap bersaing di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

LKPJ 2025 Disampaikan, Pemprov Kalsel Ungkap Capaian Positif hingga Tantangan Krusial

Bursa Ketua Umum KONI Kalsel 2026–2030 Dibuka, TPP Resmi Umumkan Tahapan Pendaftaran