671 JCH Banjar Dilepas, Dari Remaja hingga Lansia Siap ke Tanah Suci
Banua Tv,MARTAPURA – Perjalanan ibadah haji tahun 2026 bagi ratusan warga Kabupaten Banjar tak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga menyimpan kisah haru dan tantangan tersendiri. Dari jemaah lansia hingga remaja belia, total 671 Jemaah Calon Haji (JCH) resmi dilepas dalam suasana khidmat di Masjid Nurul Iman, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Sabtu (18/4/2026).
Di antara ratusan jemaah tersebut, perhatian tertuju pada Sofia Kamila (13), salah satu jemaah termuda yang berangkat menggantikan ayahnya yang wafat pada 2023. Dengan tekad kuat, siswi kelas VII MTsN 6 Banjar ini akan menunaikan ibadah haji bersama ibunya setelah melakukan berbagai persiapan, mulai dari izin sekolah hingga mempelajari tata cara ibadah.
Pelepasan jemaah dilakukan oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik bagi seluruh jemaah yang akan menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Jaga kesehatan, minum air yang cukup, makan teratur dan istirahat jika lelah. Selain itu, kendalikan diri, tingkatkan kesabaran, serta perbanyak istigfar jika menghadapi hal yang tidak sesuai dengan kehendak hati,” ujarnya.
Dari total jemaah, sebanyak 127 orang teridentifikasi memiliki risiko kesehatan tinggi. Bahkan, 30 jemaah dari Kecamatan Kertak Hanyar sempat mengalami gangguan kesehatan, dengan empat di antaranya menunjukkan gejala hemoglobin (HB) yang tidak stabil.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar, Ervan Maulana, memastikan seluruh jemaah terus dipantau kesehatannya menjelang keberangkatan pada 24 April mendatang.
“Setelah evaluasi oleh Dinas Kesehatan, terdapat empat orang dengan gejala hemoglobin (HB) yang naik turun. Diharapkan saat keberangkatan 24 April nanti kondisi mereka sudah normal, dengan tetap dilakukan pemantauan,” jelasnya.
Jemaah Kabupaten Banjar tahun ini terbagi dalam lima kloter, yakni kloter 2, 10, 11, 15, dan 18. Jumlah ini meningkat sekitar 200 orang dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rentang usia yang cukup beragam, dari 13 hingga 82 tahun.
Sebanyak 30 jemaah termasuk kategori lansia, menambah tantangan tersendiri dalam pelaksanaan ibadah. Namun, harapan besar tetap mengiringi keberangkatan mereka agar dapat menunaikan rukun haji dengan lancar dan kembali sebagai haji dan hajjah yang mabrur.



