551 Anak Yatim Balangan Terima Sembako, Dukungan Pendidikan Disiapkan
Banua Tv,Balangan – Sebanyak 551 anak yatim binaan Yayasan Al-Tamar Balangan menerima bantuan sembako di Sekretariat Yayasan Al-Tamar Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Minggu (20/9/2026).


Bantuan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan anak yatim. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Balangan juga menyiapkan dukungan jangka panjang melalui jaminan pendidikan dan program pendampingan.
Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi mengatakan, perhatian terhadap anak yatim perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui dukungan terhadap pendidikan.
“Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Balangan menjamin, biaya pendidikan anak yatim piatu dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi, maksimal dua anak dalam satu keluarga,” katanya.
Menurut Akhmad, dukungan tersebut diharapkan membantu anak yatim melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan masa depan.
Kebijakan tersebut melengkapi bantuan kebutuhan dasar yang selama ini diberikan kepada anak yatim melalui berbagai program pemerintah maupun lembaga sosial.
Pembina Yayasan Al-Tamar Balangan, Tamrin, mengatakan pemberian bantuan sembako merupakan bagian dari program kepedulian yayasan yang telah berjalan selama tujuh tahun.
” Kami berharap, perhatian terhadap anak yatim terus berlanjut sehingga mereka memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain bantuan melalui yayasan, Pemerintah Kabupaten Balangan juga menyiapkan dukungan bagi anak yatim dan anak terlantar melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Istana Anak Yatim Balangan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Balangan Ribowo menyatakan, layanan melalui Istana Anak Yatim Balangan akan mencakup kebutuhan makanan, kesehatan, pembinaan kerohanian, pendidikan karakter, keterampilan, serta dukungan pendidikan.
“Anak-anak yang mengikuti program akan mendapatkan pendampingan di asrama, sementara pendidikan formal tetap disesuaikan dengan sekolah masing-masing,” jelasnya.
Ribowo menjelaskan, program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada awal 2027. Sebelum pelaksanaan, pendataan dan pendaftaran calon peserta dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan asesmen terhadap keluarga untuk memastikan calon peserta sesuai dengan kriteria program.
Dengan skema tersebut, dukungan bagi anak yatim di Balangan diarahkan tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mencakup pendidikan, pembinaan karakter, kesehatan, dan keterampilan sebagai bekal untuk masa depan.


